SMKN 9 Bandung Jadi Sekolah Piloting Kurikulum Darurat

- Penulis

Senin, 31 Agustus 2020 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 9 Bandung meluncurkan “Modul Kolaborasi Kurikulum Darurat di Era Adaptasi Kebiasaan Baru” di Aula SMKN 9 Bandung, Jln. Soekarno-Hatta No. 10, Kota Bandung, Senin (31/8/2020). Peluncuran tersebut menjadikan SMKN 9 Bandung sebagai sekolah piloting penerapan kurikulum darurat di Indonesia.

Kepala SMKN 9 Bandung, Anne Sukmawati menjelaskan, salah satu poin penting dalam modul tersebut adalah diterapkannya integrasi antarmata pelajaran. Sehingga, siswa lebih produktif dan tidak terbebani tugas di setiap mata pelajaran.

“Jadi, nanti orang tua di rumah tidak akan mengeluh tentang tugas siswa karena kurikulum ini berbasis produksi,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap kompetensi keahlian siswa, nantinya akan menghasilkan produk. Misalnya, kompetensi keahlian tata busana. Dalam waktu beberapa pertemuan, tugas yang diberikan kepada siswa adalah membuat suatu produk, bukan terpaku pada tugas akademis saja.

Bunda Literasi Jawa Barat (Jabar), Atalia Praratya pun mengapresiasi peluncuran modul kurikulum darurat ini.

“Banyak anak yang curhat bahwa saat ini mereka belajar asa teu puguh. Nah, saya melihat hal ini jadi terobosan yang bagus,” ungkapnya.

Secara pribadi, istri Gubernur Jabar ini pun mengapresiasi Kepala SMKN 9 Bandung. Meski baru bertugas selama satu bulan setengah, sudah mampu meluncurkan modul kurikulum tersebut. Ia pun mengajak seluruh tenaga pendidik untuk bersama membangun pendidikan yang inovatif.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi menegaskan, SMKN 9 Bandung telah menjadi sekolah model untuk peluncuran kolaborasi kurikulum darurat ini.

“Pihak kementerian yang diwakili direktur jenderal bidang vokasi pun rencananya akan meninjau langsung ke sini besok,” ujarnya seperti disadur dari http://disdik.jabarprov.go.id.

Selain modul kurikulum darurat, SMKN 9 Bandung pun meluncurkan lima program lainnya. Yakni, monitoring kesiapan AKB, aplikasi PKL, sekolah pencetak kewirausahaan, produk teaching factory, dan peluncuran kembali restoran Edotel. Rls

Berita Terkait

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Berdayakan Ekonomi Masyarakat, USB Ajak PASIMA Olah Sampah Jadi Cuan
Bertambah, Empat Mahasiswa Tel-U Kena Sanksi, Satu Dikeluarkan
Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART
DPR Desak Audit Tender ILASPP, Evaluasi atau Tekanan?
KDM : Pertarungan Media Saat Ini Adalah Pertarungan Antar Buzzer, Ajak PWI Jabar Independen
Guruh Soekarnoputra Berpulang, Ono Surono Sebut Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Bangsa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Berdayakan Ekonomi Masyarakat, USB Ajak PASIMA Olah Sampah Jadi Cuan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Bertambah, Empat Mahasiswa Tel-U Kena Sanksi, Satu Dikeluarkan

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB