Tak Hanya Nyaman, Puka Menjadi Tempat Berkarya Teman Disabilitas

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana tempat kerja di Puka Creative House. PJ/Dok

Suasana tempat kerja di Puka Creative House. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Sejak berdiri pada 2015 silam, Puka Creative House (Puka) atau Pulas Katumbiri terus menghadirkan karya kreatif. Tak hanya unik dan fashionable, namun sarat pemberdayaan.

Sebagai bisnis sosial di bidang crafting, Puka berkomitmen memberdayakan teman-teman berkebutuhan khusus melalui produksi tas, aksesori, dan ragam produk kriya bernilai seni tinggi.

Beroperasi di Jalan Jati No. 35, Kota Bandung, Puka menghadirkan lingkungan kerja yang inklusif dan nyaman. Masyarakat dapat menemukan berbagai produk Puka secara langsung di Official Store Puka di The Park Jabar, Jalan Pahlawan No. 70, Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Founder Puka, Dessy Nur Anisa Rahma menjelaskan, semangat inklusivitas menjadi fondasi utama berdirinya Puka.

Hingga saat ini, Puka telah bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, SLB BC YPLAB Wartawan Bandung, serta komunitas tuli dan down syndrome se-Kota Bandung.

Sebanyak 15 orang penyandang disabilitas berusia 19 hingga 54 tahun telah bergabung sejak 2016. Melalui aktivitas produktif di Puka, mereka mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi dan menghasilkan karya bernilai ekonomi.

“Pada awalnya, saya memulai dengan self-manufacture. Ketika permintaan pasar meningkat, saya mencari partner kerja sama. Setelah menganalisis berbagai opsi, saya melihat potensi luar biasa dari teman-teman di Sekolah Luar Biasa (SLB). Ketika kami bertemu dan mencoba bekerja bersama, hasil karyanya sangat bagus,” beber Dessy.

Perlu diketahui, SLB memiliki berbagai mata pelajaran vocational seperti crafting, make up class, dan cooking class yang berfokus pada peningkatan hard skill.

“Daripada karya mereka hanya tersimpan di lemari, melalui Puka karya tersebut bisa memiliki nilai ekonomi dan manfaat langsung bagi teman-teman disabilitas,” tambahnya.

Dessy berharap, keberadaan Puka dapat semakin membuka mata masyarakat mengenai inklusifitas dan potensi besar penyandang disabilitas.

“Kesan bekerja bersama kawan disabilitas sangat menyenangkan. Mereka memberi warna baru untuk kami. Di balik hambatan mereka, ada banyak potensi yang bisa dikembangkan,” bebernya. ***

Berita Terkait

HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siapkan Hadiah Ratusan Juta
Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:39 WIB

HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siapkan Hadiah Ratusan Juta

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB