Studi Propagasi Gelombang Radio

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi. Web

Foto ilustrasi. Web

PROPAGASI gelombang radio merupakan fondasi utama dalam sistem komunikasi seluler karena menentukan bagaimana sinyal elektromagnetik merambat dari stasiun pemancar ke perangkat pengguna di berbagai kondisi lingkungan.

Pada praktiknya, perambatan gelombang radio tidak berlangsung secara ideal seperti pada ruang bebas. Melainkan dipengaruhi oleh jarak transmisi, frekuensi kerja, serta keberadaan objek fisik seperti bangunan, pepohonan, dan kontur geografis.

Dalam kondisi garis pandang langsung (line of sight), pelemahan sinyal dapat diperkirakan menggunakan model ruang bebas dengan persamaan Free Space Path Loss (FSPL), yaitu FSPL(dB) = 32,44 + 20log₁₀(f) + 20log₁₀(d), di mana f menyatakan frekuensi dalam MHz dan d adalah jarak dalam kilometer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pada lingkungan nyata, gelombang radio juga mengalami refleksi ketika memantul pada permukaan besar, difraksi saat melewati penghalang, serta hamburan akibat objek berukuran kecil, sehingga menimbulkan fenomena multipath yang menyebabkan fluktuasi daya sinyal atau fading.

Untuk menggambarkan kondisi tersebut secara lebih realistis, sistem komunikasi seluler banyak menggunakan model propagasi empiris.

Seperti Okumura-Hata dan COST-231 Hata yang disesuaikan dengan karakteristik area urban, suburban, dan rural, serta model Rayleigh dan Rician untuk menganalisis variasi sinyal pada kanal nirkabel.

Karakteristik propagasi ini memiliki pengaruh langsung terhadap kualitas komunikasi, yang tercermin pada parameter seperti kekuatan sinyal terima, rasio sinyal terhadap derau, dan tingkat kesalahan bit, sehingga berdampak pada keandalan layanan, kapasitas jaringan, dan pengalaman pengguna.

Oleh karena itu, pemahaman secara komprehensif terhadap propagasi gelombang radio, menjadi elemen krusial dalam perencanaan, optimasi, dan pengembangan sistem komunikasi seluler modern. Termasuk pada teknologi LTE hingga 5G, agar jaringan mampu memberikan cakupan yang luas, stabil, dan efisien. ***

 

Oleh : Nama : Rio Ritonga

Mata Kuliah : Dasar Telekomunikasi

Dosen : Ir, Rustamaji MT

 

Berita Terkait

HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siapkan Hadiah Ratusan Juta
Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 16:39 WIB

HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siapkan Hadiah Ratusan Juta

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB