BANDUNG, PelitaJabar – Tokoh olahraga Kota Bandung mengaku heran, meski telah dilakukan pendekatan, namun dana hibah hingga kini tak kunjung beres.
Karena itu, Drs. Erry Sudradjat meminta KONI Jawa Barat terus melakukan upaya-upaya lainnya agar anggaran tersebut segera cair.
“Harus dilakukan pendekatan kepada yang membuat kebijakan. Harus, apa pun upayanya. Karena ini menyangkut pembinaan olahraga Jawa Barat,” kata Kang Erry, kepada PJ Rabu 17 Juni 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mantan Sekretaris Umum KONI Kota Bandung tak habis pikir. Pasalnya hingga pertengahan tahun 2026, dana hibah untuk KONI Jabar belum juga ada.
“Omong kosong. Olahraga kita kan amatir yang jelas-jelas butuh sokongan dana. Pertanyaan besar bagi saya, kalau memang pengurus KONI Jabar sudah melakukan pendekatan kepada Pemerintah, lalu apa lagi masalahnya. Saya gak habis pikir kenapa belum cair,” tegasnya.
Puluhan tahun membina olahrga cabang sepaturoda baik di tingkat Jawa Barat dan Nasional, Erry pun merasa prihati. Buntutnya, banyak atlet terbaik Jawa Barat yang hengkang ke daerah lain.
“Sesama pengurus cabor, saya dapat info langsung banyak atlet yang tidak betah melihat kondisi olahraga Jabar, khususnya terkait dana pembinaan. Sehingga mereka “hijrah” ke derah lain. Terutama DKI Jakarta yang berambisa mematahkan kedigjayaan prestasi olahraga Jawa Barat,” cerita Erry lagi.
Dia berharap persoalan ini dapat selesai secepatnya.
Dan meyakini para pimpinan esekutif maupun legeslatif di Pemprov Jabar akan memperhatikan. Hal ini penting menjelang Pekan Olahrga Provinsi (Porprov) XV 2026.
“Persiapan setiap cabor dalam rangka Porprov, kayanya siap siap saja. Yang pasti setiap cabor pasti ada kendala. Apa lagi pelaksanan di 3 daerah dan penyangga. Pertanyannya apakah sudah siap sarana dan perangkat pertandingan dengan kondisi sekarang,” tanya Erry. Joel








