BANDUNG, PelitaJabar – Berbagai peristiwa penting, terjadi di hari Jumat. Adam diciptakan, dimasukkan ke syurga dan diturunkan ke bumi pada hari Jumat. Bahkan, Jumat disebut sebagai sayyidul ayyam (rajanya hari) dan merupakan hari terbaik di muka bumi, di mana doa-doa dikabulkan.
Mungkin, itu pula yang mengilhami seorang Tantan Sulthon Bukhawan, dengan langkah pasti mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat.
Baginya, kontestasi merupakan hal biasa dalam organisasi. Namun yang lebih utama adalah bagaimana proses itu berjalan demokratis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang paling penting, saya ingin mengingatkan teman-teman semua, baik panitia maupun siapa pun, kebersamaan dan kekeluargaan kita harus tetap dijaga,” ucapnya usai menyerahkan berkas pendaftaran di Kantor PWI Jawa Barat, Jalan Wartawan II Nomor 23, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jumat 31 Juli 2026.
Tak sampai disitu, bos InilahKoran ini berharap, seluruh tahapan Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat berlangsung demokratis.
“Semoga proses demokrasi terus berjalan dan menghasilkan calon-calon Ketua PWI yang amanah,” bebernya.
Karena itu, sebagai calon ketua PWI Jabar, pria yang hobbi otomotf ini telah menyiapkan lima program unggulan. Diantaranya mencetak wartawan adaptif melalui penguasaan AI dan 1000 UKW gratis.
“Kita akan upayakan kesejahteraan wartawan, dengan mendorong BPJS Ketenagakerjaan dan perlindungan anggota PWI, dan tentu saja kemitraan strategis dengan berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta,” pungkasnya.
Melalui Aliansi BATAN (Barisan Tantan), wujudkan PWI Jabar Istimewa. ***








