Kader Senior Demokrat Pertanyakan Arah Kepemimpinan Anton

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. Bambang Sudaryana

Prof. Dr. Bambang Sudaryana

BANDUNG, PelitaJabar —Sejumlah kader ssnior Demokrat, mempertanyakan arah kepemimpinan Anton Sukartono Suratto.

Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat periode 2026–2031 melalui Musda VI, menilai, terdapat 8 pengurus aktif yang diberhentikan menjelang Musda VI Partai Demokrat Jabar.

Diantaranya Andi Zabidi SE Kepala Bapilu DPD, Prof. Dr. Bambang Sudaryana, Drs., DEA., M.Si., M.Ak., C.Iea. Kepala Badiklat DPD, Ir. Deny Zaelani MM, Par Sekertaris BPOKK DPD, Rudi Kurniawan. SE, Ikhsan Wanhor, Cecep Rustandi SH MSI, Darwin Suratman, SE, MIPO Kepala BPPM, dan Awing diberhentikam tanpa alasan jelas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Andi Zabidi DPP, DPD dan DPC se Jabar, seharusnya tidak mendukung lagi saudara Anton.

“Alasannya, selama Anton memimpin Partai Demokrat di Jawa Barat tidak ada satu prestasipun yang diraih,” tegas Andi.

Selain sikapnya cenderung arogan dan otoriter, serta inkonstitusional dalam berpartai. Anton dinilai melanggar AD/ ART Partai, Suara Partai/ perolehan Kursi turun, tidak melakukan kegiatan pendidikan politik dimasyarakat.

Para senior Demokrat juga mempertanyakan penggunaan keuangan dana hibah, memecat pengurus sesukanya tanpa mekanisme yang diatur dalam AD/ ART dan banyak lagi pelanggaran lainnya.

Sehingga teman-teman pengurus melaporkan saudara Anton sebagai Ketua DPD ke Dewan Kehormatan Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat.

“Persoalan Demokrat Jawa Barat bukan semata soal siapa yang menduduki kursi ketua, melainkan menyangkut kapasitas kepemimpinan, akuntabilitas, integritas, komunikasi politik, dan kemampuan menggerakkan mesin partai hingga tingkat akar rumput,” tambah Bambang Sudaryana.

Dikatakan, selama memimpin Demokrat Jawa Barat, Anton dinilai memperlihatkan gaya kepemimpinan yang cenderung otoriter.

“Gaya kepemimpinannya sering menunjukkan jiwa otoriter. Cara berkomunikasinya lebih menyerupai gaya mandor daripada kepemimpinan politik yang mengedepankan intelektualitas, dialog dan konsolidasi,” ujar Bambang.

“Partai politik tidak cukup hanya digerakkan dengan instruksi. Dibutuhkan kemampuan membaca situasi politik, membangun komunikasi, merawat kader dan menghasilkan efek elektoral,” katanya.

Ia juga menyinggung perjalanan umrah yang diikuti sejumlah Ketua DPC Demokrat se-Jawa Barat.

“Perlu dijelaskan secara terbuka kepada kader agar tidak menimbulkan persepsi negatif,” bebernya.

Sementara capaian perolehan kursi Demokrat di sejumlah tingkatan legislatif semestinya menjadi bahan evaluasi serius sebelum partai memasuki persiapan Pemilu 2029.

“Yang harus dievaluasi adalah apakah strategi organisasi, komunikasi politik dan kerja mesin partai sudah menghasilkan efek eksternal yang signifikan. Kalau target tidak tercapai, kepemimpinan harus berani melakukan evaluasi,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Budiono Sebut PWN Taekwondo Tingkatkan Kualitas Wasit
Pertandingkan 22 Nomor, Cabor Kempo Siap Hadapi Porprov Jabar 2026
Perkuat Jaringan 5G di Kota Bandung, SMARTFREN Hadirkan Paket Unlimited
Dua Calon Mundur, Buky Dipastikan Pimpin PSSI Jabar
Catat Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Capai 4 Juta Ton Lebih
Len Techno Day 2026, Kenalkan Empat Teknologi Masa Depan
Tantan Sebut Bukan Kecepatan, Kedepankan Verifikasi & Etika Jurnalistik
Paket Sat Set Pos Permudah Agen Pos Jalankan Bisnis

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Budiono Sebut PWN Taekwondo Tingkatkan Kualitas Wasit

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Pertandingkan 22 Nomor, Cabor Kempo Siap Hadapi Porprov Jabar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Perkuat Jaringan 5G di Kota Bandung, SMARTFREN Hadirkan Paket Unlimited

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Dua Calon Mundur, Buky Dipastikan Pimpin PSSI Jabar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Catat Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Capai 4 Juta Ton Lebih

Berita Terbaru

Budiono

FEATURED

Budiono Sebut PWN Taekwondo Tingkatkan Kualitas Wasit

Sabtu, 10 Okt 2026 - 17:27 WIB

Buky (bertopi) calon tunggal Ketua Asprov PSSI Jabar periode 2026- 2030. PJ/Joel

FEATURED

Dua Calon Mundur, Buky Dipastikan Pimpin PSSI Jabar

Jumat, 9 Okt 2026 - 11:18 WIB