BANDUNG, PelitaJabar – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kembali menggelar Sirkuit Nasional (Sirnas) A 2026 sebagai panggung strategis dalam pembinaan atlet bulu tangkis Nasional.
Pada seri kelima ini, Pengprov PBSI Jawa Barat dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan “HYDROPLUS Sirkuit Nasional A” pada 28 September hingga 3 Oktober 2026.
Sebanyak 1.096 pebulu tangkis dari 214 klub di seluruh Indonesia dipastikan berpartisipasi dalam kejuaraan yang digelar di dua lokasi utama, yakni GOR KONI (Jl. Jakarta) dan GOR Padjajaran Bandung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia HYDROPLUS Sirkuit Nasional A Jawa Barat 2026, Bariza Sulfi, mengatakan, kejuaraan ini menjadi ajang krusial bagi para atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding.
”Jawa Barat siap menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional A. Kami memastikan seluruh aspek penyelenggaraan—mulai dari kesiapan arena, operasional pertandingan, layanan atlet, hingga protokol keamanan dan kesehatan—berjalan secara optimal agar para atlet dapat bertanding dengan nyaman dan maksimal,” ujar Bariza, yang juga Wakil Ketua III Pengprov PBSI Jabar, Minggu 27 September 2026.
Sirnas kali ini mempertandingkan lima nomor kompetisi masing-masinng tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, serta ganda campuran.
Adapun kategori usia yang dilagakan mencakup kelompok remaja, taruna, hingga dewasa.
Selain memperebutkan poin peringkat Nasional, para peserta juga bertarung memperebutkan total hadiah Rp587.000.000.
Salah satu inovasi teknis yang diterapkan pada edisi kali ini adalah penggunaan format pertandingan baru, yakni sistem 15 poin sebanyak tiga gim (15×3).
Sekretaris Panitia, Nandang Roekanda, menegaskan kelengkapan dukungan teknis di lapangan, dimana seluruh perangkat pertandingan, tim medis, hingga personel keamanan telah disiagakan.
“Kami berkomitmen menyajikan kejuaraan yang tak hanya kompetitif, tetapi juga memenuhi standar tata kelola event yang baik,” tuturnya.
Ketua Pengprov PBSI Jawa Barat, Akhmad Wiyagus, menegaskan Sirnas A memiliki peran vital dalam menjaga keberlanjutan regenerasi atlet di wilayahnya.
“Jawa Barat memiliki rekam jejak panjang dalam melahirkan legenda bulu tangkis dunia seperti Susi Susanti dan Taufik Hidayat, hingga bintang masa kini seperti Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska Tunjung, dan Fajar Alfian,” bebernya.
Sementara Ketua Harian Pengprov PBSI Jabar yang juga Calon Ketua Umum (Caketum) KONI Jawa Barat Gianto Hartono, SE merasa bersyukur ditunjuknya Jabar menjadi tuan rumah Sirkuit Nasional (Sirnas) A 2026 .
“Alhamdulillah, masih mendapat kesempatan. Karena untuk Sirnas A ini salah satu kategorinya masuk Sirnas A minimal harus dua atau lebih atlet yang berada di Pelatnas.” paparnya.
Atlet Jawa Barat lebih dari dua atlet yang masih berada di Pelatnas.
“Oleh karena setiap tahun Jawa Barat mendapat kesempatan untuk menggelar Sirnas A,” pungkasnya.
Sebelum di Bandung, rangkaian Sirnas A 2026 telah sukses diselenggarakan di Surabaya, Kudus, Jakarta, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Joel








