BANDUNG, PelitaJabar – Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV 2026, cabang olahraga (cabor) Ju Jitsu menerjunkan 80 atletnya dari berbagai daerah di Jawa Barat.
“Intinya kalau untuk Porprov Ketua Umum Pengprov PBJI Jawa Barat dr. Ali Martomo MM intens mendukung pelaksanaan Porprov 2026. Bahkan beliau sudah mengerahkan segenap jajarannya untuk mensukseskan event empat tahun sekali,” kata Deni Mochamad Ramdhan, Kabid organisasi PBJI Jabar kepada PJ Jumat malam 2 Oktober 2026.
Dikatakan, ditengah kesibukannya sebagai Direktur Medis Rumah Sakit Islam Cempaka putih, dr Ali selalu berkoordinasi dengan jajaran pengurus Ju Jitsu Jabar dan tuan rumah pelaksana Porprov.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sibuk dengan tugasnya di pelayanan medis dan kesehatan pak Ali tidak begitu saja melepaskan tanggungjawab sebagai Ketua Umum Pengprov Ju Jiisu. Beliau hampir tiap saat menanyakan perkembangan persiapan Porprov sekaligus memberikan arahan,” kata Deni.
Dengan arahan tersebut, persiapan menuju Porprov pada November tahun ini dipastikan 100 persen.
“Persiapan cabor Ju Jitsu untuk Porprov 2026 sudah siap 100 persen. Mulai dari perangkat pertandingan, venue, akomodasi dan lain-lainnya. Kalau pun ada kekurangan kami pikir tidak terlalu signifikan. Dapat diselesaikan,” tambahnya.
Diperkirakan sebanyak 18 Pengurus Cabang (Pengcab) PBJi Kota dan Kabupaten terlibat dalam Porprov nanti.
“Insha Allah semua siap. 18 dari 21 Pengcab akan tampil di Porprov nanti. Jumlah atlet 72 dari 80 atlet yang berhak mendapat kuota tampil di Porprov. Dan data itu ada di Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin),” papar Deni.
Jika kuota atlet 80 orang tidak terpenuhi, katanya, itu karena keterbatasan anggaran sehingga tidak mengirimkan atletnya.
“Atlet yang terdaftar resmi di Pusdatin adalah 72 atlet dari kuota 80 atlet yang berhak mengikuti Porprov. Karena ada kontingen yang hanya mengirimkan sebagian atletnya akibat terbentur pembiayaan kontingen,” ujarnya.
Berapa nomor yang dipertandingkan?
“Cabor Ju Jitsu mempertandingkan 8 nomor pertandingan untuk putra dan putri. 4 kelas untuk kategori newaza dan 4 kelas untuk kategori fighting system. Pertandingan akan berlangsung di Aula Arafah Wisma Haji Kota Bekasi,” pungkas Deni. Joel








