BANDUNG, PelitaJabar – Meski masih menghadapi beberapa kendala, tim Dayung Jabar siap hadapi Porprov XV 2026. Salah satunya kesiapan venue, baru sebatas pengurusan ijin pengelola, belum tuntas.
Pertandingan dayung sendiri berlangsung 5 hingga 19 Nopember 2026.
“Situ Cipule surat ijin dari PJT2 2. Pantai Samudera Baru yang sudah ada ijin, sementra belum bisa dimulai untuk venue Canoe Slalom di Sungai Cisangkuy Pangalengan belum ada ijin dari BBWS Citarum. Tapi kami sudah menyiapkan venue alternatif,” kata sekretaris Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Jawa Barat Irwan Setiawan kepada PJ Minggu 4 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan untuk lintasan pertandingan dayung, sebut Irwan, — belum dimulai pekerjaan. Karena (Rencana Anggaran Biaya ( RAB) baru mendapat persetuajuan PB Porprov tanggal 30 September 2026.
“Anggran belum turun, untuk memulai proses pengerjaan lintasan, membutuhkan waktu kurang lebih 30 hari. Kalau tanggal 5 belum turun anggran akan sulit pengerjaan tepat waktu,” ucap Irwan lagi.
Dipastikan sebanyak 18 Pengcab PODSI Kabupaten dan Kota akan terlibat dalam Cabang Olahraga dayung yang pernah mendominasi merebut 25 medali emas di PON Sumut-Aceh tahun 2024 lalu itu.
“Kami perkirakan akan melibatkan sebanyak 547 atlit. Jumlah ini sekaligus potensi masa depan untuk Cabor dayung Jawa Barat di kemudian hari.” bebernya.
Dayung akan mempertandingkan kelas Rowing dengan 18 nomor, kelas Canoeing 27 nomor serta nomor DragonBoat 9 nomor. Memperebutkan 54 Medali Emas.
Tuan rumah dayung adalah Kota Bekasi dan akan dipertandingkan pada daerah pendukung masing-masing di Situ Cipule, Kabupaten Karawang, Pantai Samudera Baru, Kabupaten Karawang serta Situ Cisangkuy Pangalengan Kabupaten Bandung. Joel








