BANDUNG, PelitaJabar – Kendati penuh dinamika dan dibumbui “Walk-Out”, namun Epriyanto Kasmuri terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Jabar.
“Betul, penuh dinamika serta perdebatan. Itu hal yang biasa dalam sembuah makna demokrasi,” kata Ketua DPD Pengprov PERBASI Jabar periode 2026-2030, Epriyanto, usai Musda di Karsaland, Lembang, Bandung Barat, Sabtu 14 Februri 2026.
Perjalanan Musda sangat alot. Mulai sidang pleno pertama dan pleno kedua. Terlebih saat pembahasan tata tertib (Tatib) dan penetapan Bakal Calon (Balon) ketua.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya memang dinamikanya cukup alot. Tadi ada sidang pleno satu dan sidang pleno dua,” ujar Epriyanto.
Situasi semakin memanas ketika sejumlah pengurus cabang (Pengcab) dan Pengurus Kota (Pengkot dan Pengurus Kabupten (Pengkab) melakukan “Wal-kout”.
Meski demikian, sidang akhirnya kembali memenuhi kuorum menjelang penutupan.
“Alhamdulillah pada pukul 16.30 sudah memenuhi kuorum 50 plus 1,” katanya.
Dari total 26 pemilik hak suara, sebanyak 15 Kabupaten dan Kota menyatakan dukungan, sehingga melebihi batas minimal 14 suara.
“Alhamdulillah saya ditetapkan sebagai calon tunggal dan terpilih secara aklamasi oleh rekan-rekan yang hadir,” tambahnya.
Dukungan 15 suara sudah melampaui ketentuan 50 plus 1.
Terkait persyaratan pencalonan, dikatakan seluruh proses telah dilalui sesuai mekanisme.
Meski sempat ada dua poin yang diprotes dan akhirnya dianulir, hal itu tidak mempengaruhi keabsahan pencalonannya.
Epriyanto berkomitmen merangkul seluruh Pengcab, Pengkot dan Pengkab tanpa membedakan pilihan saat kontestasi.
“Saya akan memberikan lisensi wasit gratis untuk dua orang di setiap Pengcab tanpa melihat mereka mendukung atau tidak. Semua 27 Kabupaten dan Kota akan diperlakukan sama,” tegasnya.
Penghobi motor besar (Moge) ini juga langsung menunjuk dua anggota tim formatur, yaitu Henry Yudi dan Dian.
Dia menegaskan proses seleksi calon pengurus akan dilakukan secara profesional melalui wawancara satu per satu.
“Saya akan melakukan interview one-on-one. Jadi tidak asal memilih atau karena mendukung saya. Tapi lebih melihat kesesuaian visi dan misi,”sebutnya.
Dia diberi waktu 14 hari menyusun kepengurusan sebelum diajukan rekomendasi ke KONI dan diterbitkan SK dari DPP PERBASI. Joel









