JAKARTA, PelitaJabar – Alumni University of Warwick Inggris, Tahir Musa Luthfi Yazid bersyukur. Pasalnya, Pelantikan Pengurus Indonesian Association of British Alumni (IABA) masa bakti 2025-2029 berlangsung meriah
Luthfi Yazid mengungkapkan, asosiasi para alumni perguruan tinggi di Inggris Raya (United Kingdom – UK) itu siap berkontribusi bagi kemajuan Indonesia ke depan.
“Pelantikan Pengurus IABA itu sendiri berlangsung di Jakarta pada 14 Februari 2026 lalu,” katanya dalam siaran pers, Senin 16 Februari 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan, kepengurusan IABA saat ini tidak lepas dari peran tiga alumni UK yang menjadi pengurus sementara sebagai Caretaker IABA yaitu Basilio Araujo, TM Luthfi Yazid, dan Suyanto Mahdiputra.
“Mereka memberikan “jalan” (paved the way) bagi kepengurusan saat ini, karena masa transisi kepemimpinan yang sebelumnya dengan yang sekarang mengalami beberapa kendala,” tambah Luthfi Yazid.
Pelantikan Pengurus IABA dipimpin Ketua Umum terpilih Triono Junoasmono, sekaligus pembacaan ikrar sekitar 140 pengurus alumni dari berbagai Universitas di Britania Raya.
Tercatat di Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, Dewan Pertimbangan, Dewan Pembina, dan Dewan Pengawas di antaranya Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan), Teuku Riefky Harsya (Menteri Ekonomi Kreatif), Desra Percaya (Dubes RI untuk Britania Raya), dan Juda Agung (Wamenkeu).
Nama-nama lain yaitu Hariono Isman, Saiful Haq Manan, Redha Bhawika, Siddharta Moersjid, Irnanda Laksanawan, M Qodari, Ashwin Sasongko, Arya Rezavidi, Dyah Roro Esti Widya Putri, Saldi Isra, Arsul Sani, Hikmahanto Juwana, Surat Indrijarso, Gatot Prawiro, Basilio Araujo, Suyanto Mahdiputra, TM Luthfi Yazid, Yudi Hadori, dan beberapa tokoh nasional lainnya.
Adapun mereka yang duduk di Dewan Eksekutif di antaranya, Triono Junoasmono (Ketua Umum), Ifan Haryanto, Bagus Pratomo, Aldian Vounthougenerenth, dan Farhana Desfila.
Dalam sambutannya, Kepala Staf Presiden (KSP) M Qodari menceritakan pengalamannya saat kuliah di University of Essex.
“Saya ingat, bagaimana perjuangan untuk survive dan berbelanja indomie di London,” ucapnya.
Dia sepakat dengan Triono Junoasmono (Ketua Umum IABA) agar alumni Inggris dapat bersatu dan bersinergi untuk memberikan dampak bagi negeri.
Senada, Menteri Pendidikan (Brian Yuliarto) menegaskan, alumni Inggris memiliki kelebihan yang harus dikembangkan yaitu sisi akademik, pengalaman global, dan jejaring internasional.
“Gagasan pemerintah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong kerja sama antar perguruan tinggi Indonesia dengan UK, harus didukung semua pihak,” ingatnya.
Hadir sejumlah tokoh nasional, diantaranya Hakim MK Arsul Sani, Kepala Staf Kepresidenan M Qodari, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifqy Harsya, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan, dan alumni senior lainnya. ***









