BANDUNG, PelitaJabar – Meski tidak memiliki basic kepasentrenan, panti asuhan Ciririp yang terletak di kampung Ciririp Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat, mampu menelorkan santriwati berkualitas. Pasalnya, sejumlah anak didik di Panti Asuhan tersebut ada yang tahfidz Al-quran.

“Kami panti asuhan rumah singgah aja, kegiatan anak sehari-hari belajar biasa belajar di sekolah normal dan pulang ke panti. Ada yatim, yatim piatu dan dhuafa juga. Selain belajar, setiap satu pekan dua kali ada kajian ke Masjid Umar bin Khattab asuhan Abu Haidar. Ada yang sudah hapal 4 juz dan 5 juz,” beber Wulan, pembimbing para santri disela Buka Bersama dengan Majelis Taklim MT Al-Jabbar 86, di Masjid TSM Bandung, Senin 10 Maret 2026.
Wulan melanjutkan, saat ini Panti Asuhan Ciririp memiliki 22 santriwati dengan program tahfidz.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini program tahfizd sedang dipersiapkan dengan matang, semoga dalam waktu dekat segera terlaksana,” ucap wanita bercadar ini.
Disinggung tentang MT Al-Jabbar, Wulan mengakui baru mengenal Majelis Taklim Al-Jabbar 86.
“Masya Allah, saya juga baru mengenal pa haji (pimpinan MT AL-Jabbar 86–red), barakallahhufik, semoga bisa menjadi pelopor ummat bersedekah, sehingga akan lebih banyak lagi majelis-majelis seperti MT Al-Jabbar 86,” ucap Wulan.
Salah satu anak asuh bernama Shinta Purnama mengungkapkan baru setahun bergabung dengan Panti Asuhan Ciririp.
“Semenjak bergabung di panti asuhan ini setahun lalu, kami sangat senang, alhamdulillah kami jadi bertambah ilmu, yang tadinya ga mengetahui sunnah, sekarang jadi tahu,” kata Shinta polos.
Sementara H. Andri Wilman, pimpinan MT Al-Jabbar 86 mengungkapkan, kegiatan hari ini sesuai ulil amri dimana malam-malam diutamakan untuk meningkatkan amalan-amalan, untuk meraih pahala di 10 terakhir Ramadan.

“Hari ini ada 217 orang berkumpul, berbuka puasa bersama di Masjid Agung TSM, termasuk para member, dari berbagai kalangan seperti Harley Owner Group, HDCI dan lainnya yang memiliki hobi yang sama tapi juga memiliki visi dan misi yang sama yaitu ketaatan kita kepada Allah,” beber. H. Andri.
Rangkaian kegiatan, MT Al-Jabbar 86 juga mengajak para pimpinan pondok untuk berbelanja setahun sekali, kebutuhan lebaran, agar lebih semangat membimbing para santri.
Selain itu, terdapat santri berprestasi yakni tahfidz yang sudah melebihi hapalan di masjid Annafi Dago Bandung, ada program satu tahun karantina untuk mencapai hapalan 30 juz.
“Sekarang sudah tercapai satu orang dalam waktu enam bulan tercapai hapalan 30 juz, rata-rata dari mereka sudah tercapai 13- 23 jus. Alhamdulilllah, tentunya hal ini bisa terlaksana karena solider para pengurus dan support para member MT Al-Jabbar 86,” pungkasnya. ***








