Tantan Sebut Bukan Kecepatan, Kedepankan Verifikasi & Etika Jurnalistik

- Penulis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Jabar berpose bersama di Konferensi PWI Kabupaten Cirebon Rabu 7 Oktober 2026. PJ/Dok

Ketua PWI Jabar berpose bersama di Konferensi PWI Kabupaten Cirebon Rabu 7 Oktober 2026. PJ/Dok

CIREBON, PelitaJabar – Meski arus informasi begitu cepat berubah, namun  wartawan wajib memastikan kebenaran suatu berita.

“Di tengah derasnya arus informasi dan fenomena post-truth, wartawan dituntut tetap mengedepankan verifikasi dan kode etik jurnalistik,” tegas Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tantan Sulthon di Konferensi PWI Kabupaten Cirebon di Ruang Nyimas Gandasari, Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Rabu 7 Oktober 2026.

Dikatakan, produk jurnalistik harus mampu menghadirkan informasi utuh dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wartawan memiliki tanggung jawab untuk memilah setiap informasi yang diterima, termasuk memastikan informasi tersebut bukan hoaks.

“Kalau kita larut dengan urusan kecepatan tanpa memverifikasi informasi, tanpa menyaring apakah informasi itu benar, apakah hoaks atau post-truth, siapa lagi yang akan mengawal sumber informasi yang utuh sesuai kode etik,” ucap bos Inilahkoran itu.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat dan pemerintah terhadap informasi yang utuh semakin besar. Wartawan memiliki posisi penting karena memahami kaidah jurnalistik, termasuk prinsip cover both sides atau keberimbangan dalam pemberitaan.

“Ketika wartawan bermitra dengan pemerintah bukan berarti kita menjadi corong, tapi kita harus menjadi penyeimbang, punya peran penting,” ujarnya.

Tantan juga mengingatkan wartawan agar tidak menjadikan viralitas sebagai orientasi utama dalam membuat berita. Setiap karya jurnalistik, harus mempertimbangkan manfaatnya bagi masyarakat.

“Jangan sampai karena kita tidak suka dengan seseorang, kemudian semua yang berkaitan dengan orang tersebut diberitakan jelek. Kita harus tetap berpegang pada prinsip keberimbangan,” paparnya.

Konferensi PWI Kabupaten Cirebon dihadiri Sekretaris Umum PWI Jawa Barat Sandy Ferdiana, Wakil Bupati Cirebon Agus Kurniawan Budiman, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Hendra Nirmala.

Dalam konferensi tersebut, Mamat Rakhmat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Cirebon. ***

Berita Terkait

Budiono Sebut PWN Taekwondo Tingkatkan Kualitas Wasit
Pertandingkan 22 Nomor, Cabor Kempo Siap Hadapi Porprov Jabar 2026
Perkuat Jaringan 5G di Kota Bandung, SMARTFREN Hadirkan Paket Unlimited
Dua Calon Mundur, Buky Dipastikan Pimpin PSSI Jabar
Catat Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Capai 4 Juta Ton Lebih
Len Techno Day 2026, Kenalkan Empat Teknologi Masa Depan
Paket Sat Set Pos Permudah Agen Pos Jalankan Bisnis
Sedikitnya 88 Binaragawan Uji Otot di Porprov Jabar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Budiono Sebut PWN Taekwondo Tingkatkan Kualitas Wasit

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Pertandingkan 22 Nomor, Cabor Kempo Siap Hadapi Porprov Jabar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Perkuat Jaringan 5G di Kota Bandung, SMARTFREN Hadirkan Paket Unlimited

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Dua Calon Mundur, Buky Dipastikan Pimpin PSSI Jabar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Catat Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Capai 4 Juta Ton Lebih

Berita Terbaru

Budiono

FEATURED

Budiono Sebut PWN Taekwondo Tingkatkan Kualitas Wasit

Sabtu, 10 Okt 2026 - 17:27 WIB

Buky (bertopi) calon tunggal Ketua Asprov PSSI Jabar periode 2026- 2030. PJ/Joel

FEATURED

Dua Calon Mundur, Buky Dipastikan Pimpin PSSI Jabar

Jumat, 9 Okt 2026 - 11:18 WIB