Kejahatan AI Capai Rp 9,5 Triliun, PWI Jabar & JHB Sambangi KOMDIGI

- Penulis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PWI Jabar bersama JHB memenuhi undangan KOMDIGI di Jakarta hari ini terkait perlindungan masyarakat dari kejahatan AI.

PWI Jabar bersama JHB memenuhi undangan KOMDIGI di Jakarta hari ini terkait perlindungan masyarakat dari kejahatan AI.

BANDUNG, PelitaJabar – Maraknya kejahatan oleh kecerdasan buatan (AI), menjadi salah satu kekhawatiran masyarakat. Pasalnya, kerugian akibat kejahatan AI mencapai angka fantastis.

Bahkan, Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/5/2026), mengungkapkan, berdasarkan catatan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) dan Satgas PASTI, dana korban kejahatan siber yang dilaporkan hingga April 2026 mencapai Rp9,5 triliun.

Sementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui siaran pers yang diterbitkan Senin (5/10/2026), mencatat IASC telah menerima 702.342 laporan penipuan sejak November 2024 hingga 30 September 2026. Sebanyak 702.833 rekening telah diblokir, dengan dana korban yang berhasil diblokir mencapai Rp811,1 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini mendorong Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat bersama Jurnalis Hukum Bandung (JHB) hari ini Selasa 13 Oktober 2026 memenuhi undangan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta.

Agenda tersebut merupakan bagian dari persiapan Bandung Digital Safety Forum (BDSF) 2026 yang akan digelar PWI Jabar bersama JHB pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 08.00–14.00 WIB, di Pendopo Wali Kota Bandung.

Dalam pertemuan di Jakarta, lima materi presentasi telah disiapkan untuk Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, dengan tema “Mitigasi Risiko Era AI: Penguatan Perlindungan Publik dan Keamanan Finansial Guna Mendorong Transaksi Digital yang Aman”.

Besarnya angka tersebut memperlihatkan perlunya edukasi yang dapat membantu masyarakat mengenali penipuan sebelum mengalami kerugian.

Ketua Panitia BDSF 2026, Yedi Supriyadi, mengungkapkan, kegiatan ini dirancang untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan praktis, terutama dalam menghadapi penipuan transaksi digital.

“Harapan PWI Jabar dan JHB, forum ini tak berhenti sebatas seremoni,” ujar Yedi saat berbicara mengenai persiapan BDSF 2026 beberapa waktu lalu.

Sejumlah usulan yang disiapkan meliputi pengembangan modul literasi AI, kampanye pencegahan penipuan melalui media massa, serta penguatan saluran pengaduan yang terhubung dengan IASC.

“Terlebih, pelaku kini dapat meniru suara seseorang, memalsukan wajah melalui deepfake, hingga merekayasa bukti transfer yang sulit dikenali masyarakat awam,” pungkasnya.

BDSF 2026 juga merencanakan deklarasi bersama yang melibatkan Pemerintah Kota Bandung, Komdigi, OJK, bank bjb, bjb syariah, Telkomsel, Polrestabes Bandung, kejaksaan, PWI Jawa Barat, dan JHB. ***

Berita Terkait

Wushu Kota Bandung Siap Tempur & Rebut Medali Emas di Porprov Jabar
Samsung Galaxy S26 FE Berlimpah Fitur, On Terus Tanpa Internet
Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART
Sugiharto Sebut Atlet Tinju PON Boleh Tampil di Porprov 2026
Pelaku Perundungan Terancam DO dari Telkom University
Budiono Sebut PWN Taekwondo Tingkatkan Kualitas Wasit
Pertandingkan 22 Nomor, Cabor Kempo Siap Hadapi Porprov Jabar 2026
Perkuat Jaringan 5G di Kota Bandung, SMARTFREN Hadirkan Paket Unlimited

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Kejahatan AI Capai Rp 9,5 Triliun, PWI Jabar & JHB Sambangi KOMDIGI

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wushu Kota Bandung Siap Tempur & Rebut Medali Emas di Porprov Jabar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Samsung Galaxy S26 FE Berlimpah Fitur, On Terus Tanpa Internet

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Sugiharto Sebut Atlet Tinju PON Boleh Tampil di Porprov 2026

Berita Terbaru

Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia, saat perkenalkan Samsung Galaxy S26 FE. PJ/Dok

FEATURED

Samsung Galaxy S26 FE Berlimpah Fitur, On Terus Tanpa Internet

Selasa, 13 Okt 2026 - 10:05 WIB

kata Ketua Umum Pengprov Pertina Jabar Sugiharto Gandamiharja

FEATURED

Sugiharto Sebut Atlet Tinju PON Boleh Tampil di Porprov 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 13:06 WIB