Cabor Gulat Terancam “Gagal” H. Yoko Sebut Porprov Jabar 2026 Terburuk Sepanjang Sejarah

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Belum rampungnya sejumlah dukungan penyelenggaraan, Cabang olahraga gulat terancam “gagal” menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Peparprov) XV 2026 yang bakal digelar November tahun ini.

Indikasi ini terlihat dengan belum adanya kesiapan signifikan terkait penyelenggaraan pertandingan.

Hingga saat ini berbagai aspek persiapan pertandingan gulat belum memperoleh kejelasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih belum. Segalanya masih belum jelas ini. Gimana ya,” kata Ketua Umum (Pengprov) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Barat H. Yoko Angga Suryaa, Selasa 20 Oktober 2026

Ketidakpastian tersebut diduga berkaitan dengan persiapan penyelenggaraan yang dilakukan dalam waktu relatif singkat.

Meski demikian, H. Yoko belum dapat memastikan secara rinci faktor utama yang menyebabkan sejumlah kebutuhan pertandingan belum mendapatkan kejelasan.

Bagaimana dukungan pemerintah dan KONI Jawa Barat?

“Kami belum menerima informasi yang dibutuhkan. Situasi ini jelas menjadi perhatian. Karena persiapan pertandingan memerlukan koordinasi yang jelas antara pengurus cabang olahraga dan panitia penyelenggara.” bebernya.

Dikatakan, jika cabor gulat pertandingannya akan berlangsung di Kota Bekasi mulai 3 hingga 7 November 2026.

Dipastikan sebanyak 25 kabupaten dan kota akan ambil bagian dalam pertandingan tersebut.

Atlet yang pernah mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) tetap diperbolehkan tampil dalam Porprov. Termasuk atlet yang sebelumnya meraih medali emas.

Disinggung peluang atlet peraih emas PON untuk mengikuti Porprov, H. Yoko berharap seluruh persoalan yang masih belum jelas dapat segera diselesaikan.

“Semoga bisa pada bereslah. Lebih cepat lebih baik. Semua persiapan dan kebutuhan untuk pertandingan tuntas. Jadi atlet tinggal bertanding dengan nyaman,” harapnya.

Menurutnya, penyelenggaraan Porprov 2026 sebagai yang terburuk sepanjang sejarah.

“Mulai dari ketidakpastian hingga kesiapan teknis dan kebutuhan pertandingan. Ya, Porprov sekarang itu Porprov terburuk sepanjang sejarah,” tegasnya.

Persoalan yang dihadapi tidak hanya menyangkut anggaran, namun juga berbagai aspek lainnya.

“Ini penilaian dan pandangan saya terhadap kondisi persiapan Porprov XV 2026 ini. Kami masih menunggu sejauh mana persiapan seluruh komponen penyelenggara Porprov Cabor gulat ,” pungkasnya. Joel

Berita Terkait

Cabor Dayung Desak PB PORPROV Segera Kucurkan Anggaran
Yonarmed 4/Parahyangan Gagalkan Ratusan Gram Narkoba & Ribuan Botol Miras di Perbatasan RI – Malaysia
Terima Delegari KRI Songkhla, Farhan Ajak Wisatawan Thailand ke Bandung
Yvette Eunike Rondonuwu Raih “Miss Beuty of GIVing 2026”
Dorong Gaya Hidup Sehat, Telkomsel-FITA Ajak Perempuan Berlari
Eric Thohir Lantik Ketum PSSI Jabar Buky Wibawa
Dian Kharisma Sabet Miss Royale 2026
Kembangkan UMKM, Ineu Dukung Kolaborasi PWI & GMNI Majalengka

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:18 WIB

Cabor Dayung Desak PB PORPROV Segera Kucurkan Anggaran

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Cabor Gulat Terancam “Gagal” H. Yoko Sebut Porprov Jabar 2026 Terburuk Sepanjang Sejarah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Yonarmed 4/Parahyangan Gagalkan Ratusan Gram Narkoba & Ribuan Botol Miras di Perbatasan RI – Malaysia

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Terima Delegari KRI Songkhla, Farhan Ajak Wisatawan Thailand ke Bandung

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Yvette Eunike Rondonuwu Raih “Miss Beuty of GIVing 2026”

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi Pengprov PODSI Jabar bahas kesiapan Cabor dayung di Porprov XV 2026. PJ/Dok

FEATURED

Cabor Dayung Desak PB PORPROV Segera Kucurkan Anggaran

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:18 WIB

FEATURED

Yvette Eunike Rondonuwu Raih “Miss Beuty of GIVing 2026”

Senin, 19 Okt 2026 - 18:37 WIB