Dari Limbah Jamur, Hingga Lolos Di Ajang “Young Inventors Challenge” Malaysia

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2019 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Jika ada kemauan, pasti ada jalan. Mungkin itu juga yang mendorong Safira Aprilia Safitri dan Esti Indriani, siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Mereka berhasil memanfaatkan limbah jamur menjadi pot alami.

Pot organik yang diberi nama Nature Pot bisa dimanfaatkan sebagai wadah tanaman, sekaligus memberikan nutrisi bagi tanaman.

Menurut Safira dan Esti, awalnya, pembuatan Nature Pot untuk wirausaha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi bukan untuk penelitian. Awalnya eksktrakurikuler Student Company (SC) yang berinovasi menciptakan pot ramah lingkungan berbahan dasar limbah baglog jamur dengan nama brand “Powerwood” ucapnya Kamis (3/10).

Selanjutnya mereka mengikuti ajang Prestasi Junior Indonesia. Kemudian, kami ikut lomba di tingkat Jawa Barat (Bandung Regional Student Company Competition) dan meraih The Best Student Company.

“Kami meraih golden ticket untuk mengikuti Indonesia Student Company Competition di Jakarta, namun kami belum berhasil meraih juara nasional,” tambah Esti.

Hingga dua bulan kemudian, pihaknya kembali mengikuti Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) yang digelar Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Sekolah mengutus kami sebagai perwakilan,” tuturnya.

Lalu pada awal 2019, mereka mendapat tawaran mengikuti pembinaan Young Inventors Challenge (YIC) dari Kemendikbud bersama dua tim lainnya, yakni Noni Mila dan Ni Ayu Putu Dewi dengan produk Paper from Kalakai dari SMA Banua Kalimantan Selatan yang meraih medali emas di ajang FIKSI 2018.

Satu lagi, tim dari SMAN 1 Kedumpring Jawa Timur, Nur Kholisah dan Suprihatin dengan produk Biofoam-Engkong (peraih medali emas Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia/OPSI 2018).

Mereka menjalani pembinaan tahap satu di Jakarta, oleh dosen dari perguruan tinggi ternama seperti dari IPB, ITB.

“Maret, kami diarahkan membuat proposal penelitian yang baik untuk didaftarkan ke YIC,” paparnya.

Pada Mei, delegasi dari Jabar ini mendapat kabar gembira mereka masuk dalam tiga tim yang dinyatakan lolos dan mengikuti YIC di Malaysia pada 21 September 2019. Disitu, disarankan mengganti nama produk dari Powerwood menjadi Nature Pot.

Nature Pot sendiri dipilih sebagai objek penelitian karena di Cisarua banyak petani jamur. Karena dalam proses penanaman jamur dibutuhkan media tanam yang hanya bisa dipakai sekali panen sehingga limbahnya dibuang dan ini mengganggu kenyamanan serta kesehatan warga.

Guna memudahkan petani jamur, Esti dan Safira menyediakan media tanam praktis, efisien dan ekonomis.

“Banyak hal baru yang kami dapat, walau tidak juara, kami sangat bersyukur dan bangga bisa lolos ke ajang internasional,” pungkasnya. Mal

Riska Y Imilda/Disdik Jabar

Komentari

Berita Terkait

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome
Studi Propagasi Gelombang Radio
Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan
Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:12 WIB

Perancangan Canttena Kaleng untuk Penguat Sinyal Wifi Indihome

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:21 WIB

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:08 WIB

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. Web

FEATURED

Studi Propagasi Gelombang Radio

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:21 WIB

PT Adira Finance meluncurkan Hasanah, produk pembiyaan haji plus tanpa jaminan di Jakarta. PJ/Dok

EKONOMI

Adira Kenalkan Hasanah, Pembiayaan Haji Plus Tanpa Jaminan

Jumat, 9 Jan 2026 - 17:08 WIB

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB