URC Cepat Tanggap Atasi Aliran Deras

- Penulis

Selasa, 20 Maret 2018 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar–Akibat hujan dengan intensitas tinggi, aliran deras terjadi di sejumlah titik di Kota Bandung, Selasa (20/3). Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung mencatat, 8 titik yang menjadi perhatian utama.

Titik-titik tersebut yaitu Cicaheum, Cikadut (Jalan AH Nasution), Jalan Purwakarta Antapani, Jalan Polo Air Arcamanik, Jalan Terusan Jakarta, Jalan Rumah Sakit, Jalan Terusan Rumah Sakit, dan Perempatan Gedebage Soekarno-Hatta.

Kepala DPU Kota Bandung, Arief Prasetya menjelaskan, aliran air diduga berasal dari luapan Sungai Cileuweung dan Sungai Cipamokolan yang tidak mampu menampung debit air yang terlalu besar. Aliran air yang berasal dari kawasan Bandung Utara itu menghanyutkan berbagai material.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sementara kita masih menduga dari luapan Sungai Cileuweung dan Sungai Cipamokolan yang tidak bisa menampung aliran air dari utara,” ungkap Arief melalui pesan singkat ke Humas Kota Bandung, Selasa (20/3).

Arief menuturkan, telah menerjunkan sejumlah petugas termasuk mengirimkan kendaraan pompa portable.

“Kendaraan pompa portable sudah diturunkan untuk menyelesaiakan genangan air di perempatan Gedebage dan Jalan Rumah Sakit supaya lalu lintas tidak terganggu,” tutur Arief.

Saat itu sekitar pukul 17.30 WIB, genangan air sudah surut dan menyisakan lumpur yang terbawa arus. Arief menyatakan, genangan hanya terjadi selama dua jam, yakni antara pukul 16.00-17.30. Unit Reaksi Cepat (URC) juga sudah turun tangan membersihkan lumpur yang terbawa genangan. Petugas URC pun telah siaga untuk menyusuri sungai untuk memastikan kondisi tanggul.

“Tim URC sudah siaga untuk menyusuri ke dua sungai tersebut untuk mengetahui titik mana ada kerusakan tanggul atau TPT (Tembok Penahan Tanah). Belum ada informasi TPT atau tanggul yang jebol karena air masih deras,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Ferdy Ligaswara mengaku telah menduga aliran air yang deras seperti ini akan terjadi. Pasalnya, air kiriman dari utara ini datang akibat kurangnya resapan air di daerah hulu karena kurangnya pengendalian pembangunan.

“Bayangkan tebing jurang saja dibangun, jadi resapan air sudah tidak bisa lagi terlindungi. Air itu langsung masuk ke aliran sungai dan kali sehingga luapannya membawa lumpur. Tanggul banyak yang jebol,” tutur Ferdy.

Oleh karena itu, Ferdy sangat berharap agar konservasi di wilayah utara Bandung bisa dilakukan secara terintegrasi antar wilayah. “Sekali lagi saya mengingatkan hentikan pembangunan Bandung Utara, yang tidak mengikuti sesuai dengan aturan,” pesannya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB