Aher, Ada Apa Dengan Kita

- Penulis

Kamis, 10 Mei 2018 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar—Situasi jaman digital, yang ditandai semakin majunya teknologi informasi, termasuk dalam kehidupan ekonomi, perburuhan dan tenaga kerja. Siapapun regulator, harus menguras otak. Sebuah perubahan informasi industri atau revolusi teknologi, ke generasi 4 yang begitu cepat. Karena itu, menghadapi jaman digital teknologi informasi, mutlak harus kita hadapi.

“Saya belum ada bayangan, setelah revolusi digital ini, apakah kedepan tenaga manusia diganti atau beralih ke mesin. Generasi ketiga juga begitu, ternyata generasi 123 bisa dilalui. Saya tidak paham, hiruk pikuk dari 1 ke 2, dari 3 ke 4 sangat cepat. Bagaimana 4 ke 5, atau bisa jadi ini puncaknya, atau kembali ke awal. Sebagaimana makanan, ke nature, namun masyarakat ingin cepat, jadi perlu proses,” jelas Gubernur Jawa-Barat DR. H. Ahmad Heryawan disela pelantikan Ketua dan Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Gedung Pakuan, Bandung Kamis (10/5).

Dia mencontohkan kemerdekaan Korea yang hanya berbeda dua hari dengan Indonesia, dimana Korea memproklamirkan kemerdekaan pada 15 Agustus dan Indonesia 17 Agustus 1945. “Ada apa dengan kita Indonesia, dimana kita memiliki semua kekayaan alam, sementara Korea jauh dari kita. Namun mereka bisa lebih maju, ini yang perlu kita pikirkan bersama,” tambah Aher, panggilan akrab Gubernur Jabar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, dia mengajak SMSI menghadirkan informasi membangun dan lebih Mengutamakan fungsi sosial kontrol.

“Bangun cara pandang yang baik, hadirkan informasi membangun dalam hal pendidikan, terlebih informasi media yang baik dengan mengutamakan fungsi etika dan fungsi sosial kontrolnya,” paparnya.

Ketua SMSI Pusat Auri Jaya mengungkapkan, bisnis industri media digital tidak semudah seperti media cetak. Banyak faktor yang harus dilakukan pada media digital seperti kecepatan atau update.

“Untuk bisa tembus di 10 papan teratas media online di Indonesia, SMSI akan segera membangun newsroom sebagai media berbagi informasi dan berita sehingga update berita tetap terjaga,” kata Auri yang juga dari JPNN.Com.

Dikatakan, terdapat 43 ribu media online seluruh Indonesia, yang tersebar di seluruh Indonesia. “Anggota SMSI sendiri cukup besar, yakni sekitar 370 media online di 30 propinsi. Ini organisasi media online terbesar, namun kita akui, media-media yang tergabung di SMSI masih dalam proses berkembang. Karena itu tadi, lebih rumit dari media cetak, harus beradu konten,” pungkasnya.

Sementara Ketua SMSI Jawa-Barat Hardiansyah mengatakan, setelah pelantikan, pihaknya akan segera bekerja guna kemajuan media-media online yang berada dalam keanggotaan SMSI.

“Kita akan segera bergerak dan bekerja karena banyak hal dan program ke depan yang harus segera dipersiapkan termasuk pendataan keanggotaan di wilayah Jabar,” tutup Andhy, yang juga pemilik Ayobandung.com Mal

Komentari

Berita Terkait

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan
Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026
Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata
Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis
Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga
PWI Pusat Bentuk Tim Website & Podcast
Pesan KDM untuk Pasutri Disabilitas Tuna Rungu
Percepat Penanganan PPA dan TPPO, DP3AKB Jabar Gandeng Kemenham
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:00 WIB

Dari Seminar Bersinergi Membangun Negeri, Mayjen TNI Kosasih Sebut Kolaborasi Harus Berdampak Nyata

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:37 WIB

Bangun Negeri, Kodam III/Slw dan UNPAK Lakukan Kerjasama Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Berita Terbaru

Selama seminggu sejak beroperasi, tercatat 6000 lebih pelanggan menggunakan layanan KA Sangkuriang. PJ/Dok

FEATURED

Sejak Dibuka, KA Sangkuriang Layani 6000 Lebih Pelanggan

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:57 WIB

Belum cairnya anggaran Porprov 2026, membuat beberapa atlet di Jabar hengkang. PJ/Dok

FEATURED

Anggaran Belum Cair, Bagaimana Nasib Atlet & Porprov 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:55 WIB

Petugas KAI Daop 2 Bandung menutup salah satu perlintasan sebidang ilegal. PJ/Dok

FEATURED

Hindari Kecelakaan, KAI Tutup Puluhan Pintu Tak Terjaga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:06 WIB