BANDUNG, PelitaJabar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh guna memastikan layanan berjalan aman dan andal selama arus mudik maupun balik Angkutan Lebaran 2026.
Direktur Operasi PT KAI (Persero), Awan Hermawan Purwadinata menyebutkan, selain sarana dan prasarana, KAI Daop 2 Bandung juga menyiapkan tambahan petugas.
“Terdapat 154 petugas ekstra yang terdiri dari 58 petugas pemeriksa jalur ekstra, 57 petugas penjaga perlintasan ekstra, serta 35 petugas penjagaan daerah pantauan khusus (Dapsus). Selain itu, 14 petugas Customer Service Mobile juga disiagakan di beberapa stasiun utama seperti Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya untuk membantu kebutuhan informasi pelanggan,” bebernya usai Apel Gelar Pasukan Posko Angkutan Lebaran 2026 di halaman Stasiun Bandung pada Jumat, 13 Maret 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara, dari sisi pengamanan, sebanyak 778 personel diterjunkan untuk mendukung keamanan selama masa Angkutan Lebaran, terdiri dari 698 personel Polsuska dan petugas security, 19 personel kewilayahan seperti Babinkamtibmas dan Babinsa, serta 61 personel pengamanan eksternal.
Untuk pelayanan kesehatan disiagakan melalui 12 lokasi posko kesehatan, didukung sejumlah dokter umum dan paramedis, serta fasilitas ambulance, AED.
Periode Angkutan Lebaran tahun ini berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, dengan berbagai persiapan termasuk posko lebaran.
“Melalui Posko Angkutan Lebaran 2026 ini, KAI menyatakan kesiapan penuh untuk melayani para pelanggan yang akan merayakan lebaran Idul Fitri 2026 bersama keluarga. Seluruh insan KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan dapat berlangsung dengan selamat, nyaman, dan tepat waktu, sehingga ’Lebaran Nyaman Bersama’,” tambah Awan didampingi Manager Humasda Daop 2 Bandung Kuswardojo.
Pada masa Angkutan Lebaran 2026 ini, KAI Daop 2 Bandung menyediakan total kapasitas sebanyak 345.840 tempat duduk atau rata-rata 15.720 tempat duduk per hari.
Melalui total 28 perjalanan kereta api setiap harinya, terdiri dari 24 perjalanan kereta api reguler, serta 4 perjalanan kereta api tambahan, yaitu dua KA Lodaya Tambahan, KA Tambahan Kiaracondong – Surabaya Gubeng, serta KA Kutojaya Selatan Tambahan.
Hingga 12 Maret 2026, penjualan tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran dari wilayah Daop 2 Bandung telah mencapai 233.872 tiket atau sekitar 67,6 persen dari total kapasitas yang disediakan.
“Program promo tiket dengan diskon 30 persen juga mendapat sambutan baik dari masyarakat, dengan total 54.462 tiket promo telah terjual,” pungkasnya.
Beberapa kereta api tercatat dengan tingkat penjualan tertinggi masa Angkutan Lebaran di antaranya KA Kahuripan, KA Tambahan Kiaracondong – Surabaya Gubeng, KA Cikuray, KA Kutojaya Selatan, KA Malabar, serta KA Harina.***








