Baru Pertama Sistem Daring, SLBN Cinta Asih Soreang Sigap Gelar PPDB 2020

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2020 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Walau baru pertama menggelar sistem daring, namun Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jawa Barat (Jabar) siap melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020. Salah satunya, SLBN Cinta Asih Soreang.

Ketua Panitia PPDB SLBN Cinta Asih Soreang, Sarliaji Cayaraya menjelaskan, pihak sekolah langsung bergerak cepat ketika panduan pelaksanaan PPDB disosialisasikan pada Maret 2020. Meski baru pertama kali membuka pendaftaran PPDB berbasis daring, namun Sarliaji menyatakan proses tersebut berjalan lancar.

“Pendaftaran online kami jalankan dan kita juga tetap membuka pendaftaran secara luring, mengingat keterbatasan pendaftaran dan hal lainnya,” tuturnya, di Jalan Nyalindung No. 91 Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (10/06/2020).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama pendaftaran dibuka, tak sedikit orang tua yang masih membutuhkan panduan untuk mendaftar. Namun, hal tersebut tak menjadi masalah karena pihak sekolah sudah sigap dengan menyediakan layanan hotline. Melalui layanan tersebut pula, pihak sekolah mengatur masyarakat yang akan mendaftar secara luring agar tak membeludak.

“Kita lakukan pembatasan dengan cara menelepon orang tua yang telah terkonfirmasi akan mendaftar. Kita bagi, kurang dari 10 pendaftar setiap harinya daftar langsung ke sekolah. Kalau sudah penuh, dilayani keesokkan harinya,” ungkapnya, sambil menambahkan, sampai saat ini sudah ada belasan siswa yang telah mendaftar, baik secara daring maupun luring.

Sesuai alur PPDB SLB, seluruh siswa baru akan melalui fase assessment kekhususan. SLBN Cinta Asih Soreang, sudah memiliki research center sendiri sehingga proses assessment bisa berjalan optimal dan tepat sasaran. Ia menjelaskan, assessment tersebut untuk mengetahui kemampuan pra-akademis dan akademis anak.

“Ini jadi dasar guru untuk menentukan bagaimana program pembelajaran yang akan diterapkan kepada anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SLBN Cinta Asih Soreang, Amin Juwardi menjelaskan, pembelajaran di satuan pendidikannya berbasis individu. Ia meyakini, kapasitas siswa, baik akademis maupun keterampilannya berbeda-beda. “Sedangkan kita adaptif dengan siswa. Karena, bagaimanapun karakter anak-anak berbeda,” pungkasnya Rls

sumber http://disdik.jabarprov.go.id

Komentari

Berita Terkait

Bang Jae Minta Klub Tak Hanya Ikut Kompetisi, Namun Juga Berbenah
Bekasi Janjikan Pelayanan Terbaik di Porprov 2026
Prof Budiana Sebut Hitungan Mundur Cermin Kesiapan Daerah di Porprov XV Jabar
Penyesuaian Rute KA 398, Penumpang Commuter Line Baraya Melonjak
PGSI Jabar Gelar Open Bandung Utama & KU
Tak Hanya Bergengsi, Erwin Sebut ITN Open Jadi Evaluasi Latihan
R. Darwin Kembali Nakhodai Pengprov PSAWI Jabar
Ratusan Mahasiswa Ikuti Pendidikan Bela Negara Korps Mahawarman

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:26 WIB

Bang Jae Minta Klub Tak Hanya Ikut Kompetisi, Namun Juga Berbenah

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:04 WIB

Bekasi Janjikan Pelayanan Terbaik di Porprov 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 18:56 WIB

Prof Budiana Sebut Hitungan Mundur Cermin Kesiapan Daerah di Porprov XV Jabar

Senin, 2 Februari 2026 - 15:41 WIB

Penyesuaian Rute KA 398, Penumpang Commuter Line Baraya Melonjak

Senin, 2 Februari 2026 - 14:27 WIB

PGSI Jabar Gelar Open Bandung Utama & KU

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, saat hitung mundur Porprov XV 2026 di Plaza Patriot Candrabhaga Bekasi. PJ/Dok

DAERAH

Bekasi Janjikan Pelayanan Terbaik di Porprov 2026

Selasa, 3 Feb 2026 - 07:04 WIB

H. Yoko bersama salah satu atletnya. PJ/Joel

FEATURED

PGSI Jabar Gelar Open Bandung Utama & KU

Senin, 2 Feb 2026 - 14:27 WIB