Budidaya Maggot di Sukamiskin Mulai Panen, Capai Rp 14.000 Per Kg

- Penulis

Minggu, 28 Januari 2024 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Budidaya maggot di Kelurahan Sukamiskin Kecamatan Arcamanik Kota Bandung mulai menuai hasil. Panen kasgot atau pupuk hasil kotoran maggot di kelurahan ini mencapai 200 kilogram.

Kisaran harga kasgot di marketplace antara Rp1.000 hingga Rp14.000 per kilogram.

“Sekali panen ini paling sedikit dapat 1 kwintal kasgot. Beberapa hari lalu, kita baru saja panen sekitar 2 kwintal, atau lebih tepatnya 220 kilo kasgot,” Kata Pengelola Budidaya maggot di Kelurahan Sukamiskin, Wawan Setiawan, Minggu (28/01/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, budidaya maggot berada di samping Kantor Kelurahan Sukamiskin di Jalan Pacuan Kuda No. 204, Sukamiskin.

Di tempatnya, membutuhkan sampah organik sekitar 1 ton per hari. Sedangkan maggot membutuhkan 10 hari untuk berkembang biak.

“Jadi asumsinya selama 10 hari, kita habis 10 ton sampah organik. Itu kita sebarkan di setiap biopon, satu biopon isinya satu gram maggot,” jelas Wawan.

Menurut Wawan, sampah organik diperoleh dari 17 RW yang ada di Kelurahan Sukamiskin.

“Sampah organik ini kita kumpulkan dari 17 RW di kelurahan Sukamiskin. Satu harinya kita dapat sekitar 1 ton sampah organik,” bebernya.

Salah satu warga kelurahan Sukamiskin, Nana Suparna mengaku senang akan adanya budidaya maggot ini.

Sementara Lurah Sukamiskin, Farida Agustini mengapresiasi warganya karena sudah melaksanakan tindakan memilah sampah organik.

“Alhamdulillah berkat masyarakat juga yang sudah mulai memilah sampah organik. Jadi kita mudah dalam mengolah pakan maggot,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Nikmati Ikon Wisata Ikonik Bersama L’Eminance Golf & Resort Lembang
Tampil Gemilang, Tim Taekwondo Jabar Sabet Juara Umum di Kejurnas Samarinda
Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar
Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak
Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 19:26 WIB

Nikmati Ikon Wisata Ikonik Bersama L’Eminance Golf & Resort Lembang

Minggu, 26 April 2026 - 19:16 WIB

Tampil Gemilang, Tim Taekwondo Jabar Sabet Juara Umum di Kejurnas Samarinda

Minggu, 26 April 2026 - 11:04 WIB

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 April 2026 - 00:01 WIB

Meski Diguyur Hujan Deras, Karnaval SCTV di Tegallega Berlangsung Semarak

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Berita Terbaru

Epriyanto Kasmuri kembali terpilih memimpin Perbasi Jabar dalam Musda ulang. PJ/Joel

FEATURED

Musda Ulang, Epriyanto Pimpin Kembali PERBASI Jabar

Minggu, 26 Apr 2026 - 11:04 WIB

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB