Ciptakan AUMR Robot Disinfeksi, Tel-U Raih Penghargaan Kemenristek

- Penulis

Rabu, 11 November 2020 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar -Bersaing dengan Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Telkom University (Tel-U) berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) & Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di ajang Anugerah Inovasi Indonesia di Gedung BJ Habibie, Jakarta pada Selasa, (10/11).

Penghargaan tersebut berupa Anugerah Perguruan Tinggi Inovatif pada Kategori Manajemen Inovasi. Tel-U berhasil menduduki peringkat ke dua setelah bersaing ketat dengan Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Dalam rilisnya yang diterima PJ Rabu (11/11/2020), sejumlah inovasi seperti AUMR (Autonomous UVC Mobile Robot) dengan partners Narutindo dan LIPI berhasil diciptakan. AUMR merupakan robot disinfeksi dan sterilisasi ruangan Isolasi Pasien Positif Covid-19 tanpa campur tangan manusia secara langsung, sehingga dapat meminimalisir penularan Covid-19 terutama bagi para petugas medis. Robot ini rencananya akan diujicobakan di Rumah Sakit Pindad Bandung dan Wisma Atlet Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Robot ini nantinya dapat beroperasi hingga kurun waktu 5 jam, untuk sistem kerja UVC-nya bisa berlangsung sekitar 1 jam. Kontrol terhadap robot ini bisa dilakukan dalam beberapa mode, bisa menggunakan remote control, autonomous control mode dengan line tracking atau laser range navigation. Robot ini juga sudah dilengkapi sensor ultrasonic untuk menghindari menabrak benda di sekitarnya.

Untuk biaya riset dan pengembangan, memakan budget sekitar Rp 250.000.000. Jika dibandingkan dengan robot AUMR dari luar yang harganya mencapai $80.000-$90.000, maka robot AUMR ini masih terjangkau.

“Semoga alat ini bermanfaat untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Lalu bagaimana AUMR ini bekerja, ketika organisme biologi terpapar sinar UV dalam kisaran 200 nm dan 280 nm, maka sinar tersebut akan diserap oleh DNA, RNA dan protein,” pungkas Prof. Dr. H. Adiwijaya, S.Si., M.Si, Rektor Tel-U. Mal

 

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB