DPRD Jabar Dorong Aspirasi Guru Honorer

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2020 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Badan Kepegawaian Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan Jawa Barat menerima audiensi dari perwakilan Forum Guru Honorer se- Jawa Barat di Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung. Kamis (15/10/20).

Perwakilan Guru honorer meminta agar dapat mempertimbangkan kuota kelulusan dari tes K2/PPPK yang berstatus TP  (Tidak Passing Grade) sekitar 148 orang untuk di luluskan tanpa tes kembali dan berharap penambahan kuota dengan alasan masa kerja di atas 15 s/d 26 tahun dan usia di atas 38 s/d 53 tahun.

Wakil Ketua komisi V DPRD Jabar Abdul hadi Wijaya mengatakan, kewenangan administrasi bukan ada di Jawa Barat melainkan di pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jawa Barat sudah mengajukan 9 bulan ke belakang terkait masalah ini, dibutuhkan pendekatan khusus ke pusat agar aspirasi ini dapat di realisasikan baik melalui mitra kami di Komisi II DPR RI lalu ke Kementrian terkait, dengan alasan kemanusiaan guru honorer yang tidak lulus tes dapat tempat yang layak,” tegasnya.

Sementara Kabid Pengadaan dan  Mutasi BKD Jabar Tulus mengatakan, untuk guru yang mengikuti seleksi P3K dan memiliki nilai tidak mencapai pasing grade yang sudah di tentukan tetap di nyatakan tidak lulus, untuk aspirasi agar diluluskan tanpa tes kembali kami tidak memiliki kewenangan karena hanya Kemenpan yang berhak atas segala keputusannya.

“Terkait nilai tersebut ada di aturan kemenpan No 4 Th 2019 tentang nilai ambang batas seleksi P3K dan terkait adbinistrasi peraturannya sudah ada di PP 49 2018 mengenai seleksi P3K”. tutupnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia
Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung
Tagih Honor, Plt Ketua Muaythai “Adukan Kemana Saja Saya Tak Gentar”

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:54 WIB

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:40 WIB

Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit

Berita Terbaru

Master Suryana. PJ/Joel

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB

Personil BOD Band usai latihan. PJ/Dok

FEATURED

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:54 WIB