Emil, Bangun Jabar Pinjam Uang Ke bank BJB

- Penulis

Rabu, 14 November 2018 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Gubernur Jawa-Barat Ridwan Kamil atau biasa disapa Emil mengungkapkan, pembangunan di Jawa Barat tidak bisa hanya mengandalkan APBD saja, diperlukan inovasi pendanaan agar program pembangunan bisa maksimal.

Menurutnya, pemerintah tengah menyiapkan beberapa inovasi untuk mendanai pembangunan di Jabar dalam lima tahun ke depan. Salah satunya memaksimalkan pola Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dalam pembangunan infrastruktur.

“Di Jabar lima tahun ke depan bangun infrastruktur dengan pola KPBU. Saya sudah minta kepala daerah banyak pinjem ke Bank BJB. BJB akhirnya jadi development bank,” jelas Emil disela Musrenbang RPJMD 2018-2023 Jawa Barat, di Trans Luxury Hotel, Bandung, Selasa (13/11).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pihaknya juga akan memaksimalkan dana umat untuk keperluan pembangunan. Menurut data yang ada, potensi zakat di Indonesia mencapai Rp200 triliun. Namun sejauh ini baru bisa terkumpul Rp20 triliun setiap tahunnya. “Harapannya ini bisa dimaksimalkan,” ujar Emil.

Dirinya juga mencoba bereksperimen dalam sistem birokrasi pemerintahannya. Dia bakal menerapkan birokrasi yang dia sebut dinamic government.

Melalui sistem birokrasi tersebut, dia akan melibatkan semua stakeholder untuk mempercepat pembangunan di Provinsi Jawa Barat. Di antaranya, perguruan tinggi, komunitas, pihak swasta dan stakeholder lainnya.

“Harapan ini mengubah pola, kami sedang bereksperimen birokrasi 3.0. Sistem birokrasi ini lebih melihat tujuan pembangunan selesai. Saat birokrasi tidak siap, kita ajak perguruan tinggi untuk menyelesaikan, komunitas. Jadi dinamic government,” tegasnya.

Sistem birokrasi tersebut, sudah diterapkan di beberapa negara maju. Di antaranya di Korea Selatan dan Singapura.

“Semoga dalam lima tahun ke depan bisa membuktikan eksperimen ini bisa,” pungkasnya. Mal

Komentari

Berita Terkait

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia
Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:54 WIB

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Berita Terbaru

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB

Personil BOD Band usai latihan. PJ/Dok

FEATURED

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:54 WIB