Gandeng OPD, bjb Kampanyekan Digitalisasi Ke Desa

- Penulis

Selasa, 8 Desember 2020 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, PelitaJabar – Berkolaborasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Subang, bank bjb melakukan kampanye digitalisasi transaksi pembayaran hingga ke desa-desa. Langkah ini merupakan bagian dari upaya bank bjb mendukung pembiasaan masyarakat dalam melakukan transaksi nontunai.

Menggandeng Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Samsat Subang, menggelar launching program “BUMDes NgaDigi Subang Jawara” di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, Jawa Barat, pada Senin (7/12/2020)

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, Deputi Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Syafe’i, Kepala Bapenda Kabupaten Subang Ahmad Sobari dan Pemimpin Kantor Wilayah 1 bank bjb Yogi Yatno.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, lewat program ini bank bjb menghadirkan pelayanan digitalisasi hingga ke desa-desa melalui BUMDes.

“bank bjb menghadirkan platform uang elektronik bjb DigiCash yang dapat digunakan masyarakat sebagai alat transaksi di BUMDes. Dengan kehadiran bjb DigiCash ini, transaksi pembayaran menjadi lebih praktis dan mudah di mana masyarakat tak perlu lagi menggunakan uang tunai. Kami berharap alat transaksi ini akan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk mendukung gerakan nontunai untuk mempercepat proses transformasi menuju masyarakat digital dan cashless society di masa yang akan datang,” kata Widi.

bjb DigiCash hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan media transaksi pembayaran yang lebih praktis dan efisien. Kehadiran aplikasi bjb DigiCash sebagai alat transaksi yang lebih modern di BUMDes-BUMDes sekaligus bertujuan untuk mendorong perwujudan Subang Smart City.

Pada saat bersamaan, Wabup mengajak masyarakat Subang untuk mendownload aplikasi tersebut.

“Ini merupakan jawaban dari kesiapan Subang menuju industrialisasi dan mewujudkan masyarakat digital,” katanya.

Platform pembayaran nontunai ini menjadi sarana yang lebih aman digunakan di masa pandemi COVID-19 karena pengguna terhindar dari interaksi fisik secara langsung. ***

Komentari

Berita Terkait

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026
Kepuasan Warga Terhadap Pendidikan Nyaris Capai 84 Persen, Faktor Ekonomi Masih Jadi Kendala
Meski 85 Persen Masyarakat Puas, Waktu Tunggu di Faskes Masih Menjadi Kendala

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Jumat, 24 April 2026 - 11:21 WIB

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Kamis, 23 April 2026 - 20:48 WIB

Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Berita Terbaru

Petugas berhasil menyelesaikan perbaikan jalur rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan, dan kini dinyatakan aman untuk dilalui. PJ/Dok

FEATURED

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:21 WIB