Gang Raden Jibja Bandung, Kampung Kaligrafi dan Asmaul Husna

- Penulis

Selasa, 3 Januari 2023 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Tak salah jika Kota Bandung dijuluki sebagai kota kreatif dan penuh inovasi. Ada sebuah gang di RW 02 Kelurahan Cicaheum, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, dimana dinding-dinding rumah dipenuhi hiasan kaligrafi dari potongan hadits, ayat Al Quran dan Asmaul Husna.

Namanya Gang Raden Jibja. Warga di sana menyulap dinding gang dengan hiasan kaligrafi.

Saat memasuki gang tersebut, pengunjung dibuat kagum dengan hiasan kaligrafi sepanjang hampir 500 meter.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puluhan anak-anak pun terlihat riang dengan alat gambarnya, membuat lukisan kaligrafi sederhana.

Semua hasil karya tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perajin kaligrafi, Aam Jamaludin yang tinggal di Gang Raden Jibja dengan warga sekitar termasuk pemuda Karang Taruna.

Tokoh Masyarakat RW 02 Gang Raden Jibja, Atun Hadiatun (72) mengatakan, awal mula ide tentang mural kaligrafi muncul saat akan mengikuti perlombaan kampung KB (Keluarga Berencana) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

Berbekal dari kondisi lingkungan yang kental dengan kegiatan keagamaan, maka ia bersama rekan-rekan lainnya mengusung konsep kampung mural kaligrafi.

“Di gang (Raden Jibja) ini banyak pengajian, makanya kampung kaligrafi. Semua dikerjakan oleh Karang Taruna, para pemuda, dan pakar kaligrafi, dua orang guru di gang ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, proses pembuatan kaligrafi di sepanjang jalan tersebut sudah dilakukan sejak Februari 2021 lalu.

Bahan-bahan yang digunakan pun terbilang sederhana. Seperti kapur papan tulis, kuas, cat tembok, dan gabus. Semua bahan hasil swadaya masyarakat.

Berkat keunikannya itu, Gang Reden Jibja banyak dikunjungi masyarakat bahkan dari luar Kota Bandung.

“Sudah ada kunjungan dari berbagai daerah, mereka bilang kelas kaligrafinya bagus. Terakhir, datang Kepala Dinas KB dari Makassar,” katanya.

Aam Jamaludin (41), perajin kaligrafi mengaku, kemampuan membuat kaligrafi diperoleh saat belajar di salah satu pondok pesantren di Tasikmalaya.

Ia mengatakan, mural kaligrafi dibuat untuk lebih mendekatkan bacaan Alquran dengan masyarakat.

“Kami mencoba menyatukan fungsi kaligrafi yang religi untuk kehidupan masyarakat,” katanya.

Kaligrafi buatannya terbilang unik. Kaligrafinya dibuat dengan bahan sederhana yakni alumunium foil dan lem batang yang diaplikasikan di berbagai media.

Ia menyebutkan, beberapa mural kaligrafi yang dibuat dengan jenis kaligrafi kupi motif lurus.

Aam mengajak masyarakat yang ingin belajar membuat kaligrafi untuk datang langsung ke Gang Jibja.

“Insyaallah, silahkan yang mau belajar untuk datang langsung ke sini,” katanya.

Sementara Lurah Cicaheum Kecamatan Kiaracondong, Edi Martadinata mendukung penuh hadirnya kampung Kaligrafi di Gang Raden Jibja.

“Pengunjung dapat belajar membuat kaligrafi, mengunjungi Buruan Sae, serta menikmati sajian kuliner khas yang dibuat UMKM kami. Setelahnya mendapatkan oleh-oleh berupa kaligrafi,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026
Kepuasan Warga Terhadap Pendidikan Nyaris Capai 84 Persen, Faktor Ekonomi Masih Jadi Kendala
Meski 85 Persen Masyarakat Puas, Waktu Tunggu di Faskes Masih Menjadi Kendala
Judol & Pinjol Picu AKI Hingga Perceraian Tinggi di Jabar

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Jumat, 24 April 2026 - 11:21 WIB

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Kamis, 23 April 2026 - 23:05 WIB

Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat

Kamis, 23 April 2026 - 20:48 WIB

Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik

Kamis, 23 April 2026 - 15:31 WIB

Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026

Berita Terbaru

Petugas berhasil menyelesaikan perbaikan jalur rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan, dan kini dinyatakan aman untuk dilalui. PJ/Dok

FEATURED

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:21 WIB