GPIPS Jaga Ketahanan Pangan dengan 3 Cara Ini

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Pos Indonesia turut membantu arus ligistik pangan dalam GPIPS. PJ/Dok

PT Pos Indonesia turut membantu arus ligistik pangan dalam GPIPS. PJ/Dok

BANYUASIN, PelitaJabar – Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS), diyakini mampu menjaga inflasi termasuk distribusi pangan.

“Dengan kekuatan jaringan, SDM, serta infrastruktur logistik yang menjangkau hingga pelosok Tanah Air, Pos Indonesia siap menjadi bagian penting dalam memperlancar arus komoditas pangan dan mendukung stabilitas harga,” jelas EVP Enterprise Business Pos Indonesia, Dino Aryadi, di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat lalu.

Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah pusat, daerah, lembaga keuangan, BUMN logistik, dan pelaku usaha untuk memastikan harga pangan terkendali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berkomitmen memastikan distribusi komoditas pangan berjalan efisien, cepat, dan tepat sasaran. Optimalisasi layanan, dukungan armada, hingga digitalisasi logistik menjadi fokus kami untuk membantu menjaga rantai pasok tetap kuat,” tambahnya.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, menegaskan, GPIPS dirancang sebagai pendekatan menyeluruh untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui tiga strategi utama: peningkatan produksi, kelancaran distribusi, dan penguatan sinergi pusat–daerah.

Ricky mengungkapkan, inflasi nasional pada tahun 2025 tercatat 2,92% (yoy), berada dalam rentang sasaran inflasi 2,5±1%.

Namun pada Januari 2026, inflasi meningkat menjadi 3,55% yoy, terutama dipengaruhi kelompok pangan bergejolak.

“Upaya pengendalian inflasi pangan harus terus diperkuat agar tetap berada pada kisaran 3–5%,” ucapnya.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyoroti pentingnya inovasi digital dalam memperkuat ekosistem pangan.

“Penggunaan platform SiBenih dan program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang berhasil mengoptimalkan produksi dan distribusi pangan daerah,” pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism
XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency
Latma DAGR 2026 Tingkatkan Kemampuan Operasi Khusus Kopasgat
Ayo Liburan Naik Kereta Api, Mumpung Ada Diskon
Pasar Kreatif Bandung 2026 Hadir di 8 Mal
Bulan Belanja Bandung 2026 Targetkan Perputaran Uang Ratusan Milyar
Ketua Perbasi Jabar Bicara Sosok Ideal Ketua KONI
Serapan Tembus 3 Juta Ton, BULOG Jawa Barat Sumbang 16 Persen untuk Nasional

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:52 WIB

Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:52 WIB

XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:26 WIB

Latma DAGR 2026 Tingkatkan Kemampuan Operasi Khusus Kopasgat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:45 WIB

Ayo Liburan Naik Kereta Api, Mumpung Ada Diskon

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:39 WIB

Pasar Kreatif Bandung 2026 Hadir di 8 Mal

Berita Terbaru

Para pemenang di ajang lari Suroboyo 10K yang diinisiasi oleh bank bjb. PJ/Dok

FEATURED

Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism

Senin, 8 Jun 2026 - 13:52 WIB

XLSMART) kembali meraih pengakuan melalui penghargaan “Diamond Achievement in Emission Transparency” dalam ajang The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards 2026. PJ/Dok

FEATURED

XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency

Minggu, 7 Jun 2026 - 17:52 WIB

Korpasgat TNI AU dan United States Air Force Special Operations Command (US AFSOC) saat latma DAGR 2026. PJ/Dok

FEATURED

Latma DAGR 2026 Tingkatkan Kemampuan Operasi Khusus Kopasgat

Minggu, 7 Jun 2026 - 17:26 WIB

PT KAI menggelar program liburan hemat melalui diskon tiket 30 persen. PJ/Dok

FEATURED

Ayo Liburan Naik Kereta Api, Mumpung Ada Diskon

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:45 WIB

Pasar Kreatif Bandung 2026 kini hadir di 8 Mal. Rangkaian Bulan Belanja Bandung ini, melibatkan ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan. PJ/Mal

EKONOMI

Pasar Kreatif Bandung 2026 Hadir di 8 Mal

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:39 WIB