Ini Tantangan Besar Jurnalisme Indonesia

- Penulis

Selasa, 2 Februari 2021 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Selain disrupsi digital, tantangan besar buat jurnalisme di Indonesia adalah konvergensi media. Ketika negara maju sudah melangkah dengan payung hukum yang tegas, Indonesia masih belum bisa melakukannya hingga saat ini. Padahal, payung hukum yang tepat akan membawa konvergensi berkembang ke arah yang baik dan memiliki manfaat besar pula.

Tak hanya itu, berita hoaks, palsu, disinformasi dan lainnya yang menyebar di jagad maya lewat media sosial dan aplikasi pengirim pesan tanpa ada saringan, juga menjadi tantangan tersendiri bagi media. Media konvensional tetap menjadi rujukan utama untuk mencari kebenaran peristiwa.

Bagaimana payung hukum konvergensi yang ideal bagi media di negeri ini? Sejauh mana, apa saja kekurangan dan kelebihannya?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Kemenkumham akan mengupas hal itu dengan tajuk “Regulasi Negara dalam Menjaga Keberlangsungan Media Mainstream di Era Disrupsi Medsos” secara virtual Kamis (4/2/2021) pukul 10.00 – 13.00 WIB.

Webinar melibatkan pemerintah pusat, praktisi media, hingga akademisi guna mencari solusi terbaik aturan-aturan konvergensi di Indonesia.

Pembicara Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly, Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward O.S. Hiariej, Staf Ahli Ketum PWI Wina Armada, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun, CEO JPNN Auri Jaya, serta Pengamat Hukum dan Media.

“Penting kiranya bagi kita untuk melihat kembali bagaimana perkembangan aturan-aturan mengenai konvergensi di Indonesia. Demi melahirkan hukum konvergensi yang ideal bagi media konvensional di Tanah Air,” ujar Ketua PWI Pusat Atal S. Depari dalam rilisnya Selasa (02/02/2021).

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Hari Pers Nasional (HPN) 2021 yang puncaknya diselenggarakan 9 Februari 2021 mendatang. Rls

Komentari

Berita Terkait

Dari Riset Jadi Aset, Rocky Gerung Sebut Dimulai dari Bandung
Ukir Sejarah Dunia Pendidikan, Putra Pasundan Pimpin IDokPI
Catat Sejarah, Universitas BTH Sabet Tiga Akreditasi Unggul
Pangdam III/Slw Paparkan Program ‘Prajurit Bersekolah’ ke UNPAK
Festival Forsgi Bentuk Karakter Anak Tangguh & Sholeh
Pangdam III/Slw : Sertijab Dinamika Organisasi, Jadikan Tugas Sebagai Ladang Pengabdian
Pengamanan Freeport Sukses, Pangdam III/Slw Apresiasi Yonif 301/Prabu Kian Santang
Soliditas Internal Organisasi, Kunci Sukses Kejurnas Karate

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:35 WIB

Dari Riset Jadi Aset, Rocky Gerung Sebut Dimulai dari Bandung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:15 WIB

Ukir Sejarah Dunia Pendidikan, Putra Pasundan Pimpin IDokPI

Senin, 11 Mei 2026 - 19:55 WIB

Catat Sejarah, Universitas BTH Sabet Tiga Akreditasi Unggul

Senin, 11 Mei 2026 - 16:10 WIB

Pangdam III/Slw Paparkan Program ‘Prajurit Bersekolah’ ke UNPAK

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:45 WIB

Festival Forsgi Bentuk Karakter Anak Tangguh & Sholeh

Berita Terbaru

Menteri Hukum Supratman Andi Atgas dan Rocky Gerung saat memberikan keterangan kepada media di acara WCCO dari riset menjadi aset di Sabuga ITB, Selasa (12/5/2026). PJ/Mal

FEATURED

Dari Riset Jadi Aset, Rocky Gerung Sebut Dimulai dari Bandung

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:35 WIB

Dr. Tatang Sudrajat terpilih memimpin Ikatan Dosen Kebijakan Publik Indonesia (IDoKPI), wadah para dosen terkait kebijakan publik. PJ/Dok

FEATURED

Ukir Sejarah Dunia Pendidikan, Putra Pasundan Pimpin IDokPI

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:15 WIB

Universitas BTH tahun ini berhasil meraih Akreditasi Unggul untuk tiga program studi sekaligus. PJ/Dok

FEATURED

Catat Sejarah, Universitas BTH Sabet Tiga Akreditasi Unggul

Senin, 11 Mei 2026 - 19:55 WIB

Peserta Festival Forsgi Jabar berose bersama sebelum pertandingan. PJ/Joel

FEATURED

Festival Forsgi Bentuk Karakter Anak Tangguh & Sholeh

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:45 WIB