JAKARTA, PelitaJabar – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan memberangkatkan Satuan Tugas (Satgas) Garuda RI untuk membantu penanganan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Negara Australia.
Pada 14 Januari 2020 lalu, Atase Pertahanan (Athan) Indonesia di Canberra mengirimkan surat kepada Panglima TNI melaporkan hasil rapat dengan Asops Angkatan Bersenjata Australia membahas kebutuhan prioritas ADF dalam membantu pemadaman kebakaran hutan di Australia.
Pada hari itu juga Panglima TNI menyatakan keprihatinan seluruh prajurit TNI atas bencana Karhutla yang menimpa Australia dan menyatakan kesediaan TNI untuk ikut serta dalam penanggulangan bencana Karhutla Australia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“TNI dan Australian Defence Force (ADF) telah lama saling membantu dan bekerjasama dalam hal penanganan bencana alam. Pada tahun 1974, TNI pernah memberikan bantuan kepada Australia ketika angin topan (Cyclone Tracy).
Demikian juga Australia dan ADF sering membantu Indonesia ketika dilanda berbagai bencana alam,” jelas Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat rapat kerja dengan Komisi 1 DPR RI, di Ruang rapat Komisi 1 DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020).
Melalui rilis yang dikirim Puspen TNI Sabtu (1/02/2020), Personel Satgas Garuda RI yang akan diberangkatkan sebanyak satu Satuan Setingkat Peleton (SST) terdiri dari Batalyon Zeni Konstruksi AD, Batalyon Marinir, dan Dinas Konstruksi TNI AU dengan menggunakan pesawat TNI AU bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma menuju Australia. Rls