Ketahanan Pangan, Kades Kondangmekar Diduga Mark up Harga Domba

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Markup : Diduga terjadi mark up harga domba di Desa Kandangmekar, Majalengka. Foto ilustrasi. net

Markup : Diduga terjadi mark up harga domba di Desa Kandangmekar, Majalengka. Foto ilustrasi. net

MAJALENGKA, PelitaJabar – Ketahanan pangan oleh pemerintah pusat untuk mensejahterakan masyarakat, melalui dana desa TA 2025, harus bisa di optimalkan oleh pemerintah desa. Namun parahnya, pembelian domba di Desa Kondangmekar, Kecamatan Cingambul Kabupaten Majalengka, diduga di mark up atau tidak sesuai spek oleh PemDes Kondangmekar.

Anggaran ketahan pangan dari Dana Desa (DD) Rp 98 juta, untuk tahap 1 tahun 2025, harga satuan perekor domba Rp 3.440.000 pagi anggaran, di potong PPH23, 4%.

Sedangkan pembelian Domba seharga 2 juta rupiah perekornya dengan jenis domba Garut, dari wilayah kabupaten Garut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, disebutkan domba tersebut seharga Rp 2 juta dan dilakukan oleh anaknya sang kades.

“Silakan lihat saja pak, tidak mungkin domba segede gini harga 3 juta lebih, perkiraan saya mah ini Rp 2 juta, masyarakat juga tau harga domba,” beber sumber Rabu 30 Juli 2025.

Saat PJ melakukan konfirmasi di Bale Desa, Kades Koswara sedang tidak ada di tempat.

Ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Koswara mengatakan dirinya sedang berada di Cirebon membawa warga yang akan dioperasi.

“Masalah ketahan pangan itu sudah sesuai pembelian dari pagu, anggaran Rp 90 juta, dan kami membeli 28 ekor domba dari farm Garut langsung, kan ini fomab Garut untuk peternakan, silakan cek saja sama AA (media–red) ke lokasi,” tutupnya. Rojan

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB