Komisi I DPRD Minta Anjungan di TMII Harus Ada Ciri Khas Jabar

- Penulis

Selasa, 23 Agustus 2022 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, PelitaJabar – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat mengatakan, anjungan Provinsi Jawa Barat di kawasan Taman Mini Indonesia (TMII), keberadaannya sangat penting sebagai etalase budaya dan informasi tentang Jawa Barat.

Terlebih dalam waktu dekat Indonesia menjadi tuan rumah dalam perhelatan G20, dimana rangkaian beberapa tamu negara akan mengelilingi TMII sebagai miniaturnya Indonesia.

Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat menilai, anjungan harus ada ciri khas yang menandakan ke-Jawa Baratanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Anjungan tersebut merupakan etalase bagi informasi pariwisata Jawa Barat, apalagi akan hadir tamu dari berbagai negara, salah satunya memperkenalkan Jawa Barat,’ papar Sadar di Anjungan Jawa Barat, TMII, Jakarta, Selasa 23 Agustus 2022.

Dengan adanya revitaliaasi, idealnya ada sebuah bangunan adat yang benar-benar mereprestasikan Jawa Barat. Seperti halnya rumah joglo dan keraton karesidenan Cirebon yang ada di anjungan Jawa Barat.

‘Tapi yang ada sekarang nampak masih kurang ikonik, terutama dari nilai kebudayaaannya,’ ujarnya.

Sementata Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Barat, Agus E Hanafiah menyebutkan, revitalisasi masing-masing merupakan kewenangan dari Kemendagri dan PUPR.

‘Urgensinya memang diperuntukan kegiatan G20 nanti, kedepannya tidak menutup kemungkinan akan dilengkapi agar anjungan ini lebih representatif,’ paparnya.

Agus melanjutkan, ketika para wisatawan lokal maupun internasional mengunjungi anjungan, hasilnya dapat bermanfaat untuk mendukung PAD Jawa Barat terutama dari sektor pariwisata.

‘Bagaimana orang yang datang ke sini dari lokal maupun internasional sejauh itu juga bisa memberikan manfaat dan mendukung pendapatan daerah Jawa Barat dari sektor pariwisata,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia
Dianggap Bukan Aset, Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Finanasial Masjid Raya Bandung

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:54 WIB

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Berita Terbaru

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB

Personil BOD Band usai latihan. PJ/Dok

FEATURED

BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung

Rabu, 7 Jan 2026 - 16:54 WIB