Kredit Komersial Naik 18,8 Persen, Kredit Bank Only bjb Capai Rp 91,2 Triliun

- Penulis

Selasa, 3 Agustus 2021 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – bank bjb mencatat, penyaluran kredit di Triwulan II 2021, hingga pertengahan 2021, total kredit bank only yang berhasil disalurkan perusahaan meningkat sebesar 6,8% year on year menjadi Rp91,2 triliun.

Dari capaian tersebut, kredit sektor Komersial memberikan kontribusi tertinggi dalam penyaluran kredit bank bjb.

Berdasarkan data perusahaan, kredit komersial pada pertengahan 2021 meningkat sebesar 18,8% year on year menjadi Rp17,34 triliun, dari sebelumnya Rp14,6 triliun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan tersebut juga diiringi oleh kenaikan jumlah debitur kredit Komersial secara year on year di Triwulan II 2021 yang mencapai 20,1% menjadi 5,035 Number of Account (NoA).

Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, jumlah NoA ada di angka 4,191. Hasil dari pencapaian tersebut salah satunya berasal dari proyek-proyek pemerintah baik pusat maupun daerah yang merupakan salah satu bentuk keseriusan bank bjb dalam rangka mendukung infrastruktur.

Setelah kredit Komersial, kontribusi pertumbuhan kredit bank bjb ditopang oleh kredit KPR.

Tercatat, KPR mengalami pertumbuhan sebesar 12,5% year on year menjadi 7,2 trilliun rupiah. Hal tersebut terjadi seiring dengan permintaan dan penjualan properti yang mulai pulih perlahan.

Selain itu, kredit Konsumer juga menyumbang pertumbuhan dengan kenaikan sebesar 4,2% year on year menjadi 60,8 trilliun rupiah.

Meski demikian, kredit segmen UMKM dalam triwulan ini tercatat mengalami minus 3,8% year on year menjadi 5,8 trilliun rupiah.

“Secara umum pertumbuhan Kredit bank bjb sebesar 6,8% year on year berada di atas industri perbankan nasional yang tercatat masih minus 1,23%,” pungkas Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi Selasa (3/08/2021). ***

Komentari

Berita Terkait

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar
Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai
Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas
Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal
Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal
BOD Band : Deg-degan Saat Tampil Bareng Wali Kota Bandung
Farhan Optimis, Sektor Pariwisata Kota Bandung Mulai Bangkit
Dukung Petani Lokal, Pos Gaet Rumah Tani Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:14 WIB

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:33 WIB

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:46 WIB

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:15 WIB

Peran Amplifier dalam Sistem Telekomunikasi : Analisis Penguatan, Bandwidth, dan Kualitas Sinyal

Rabu, 7 Januari 2026 - 17:38 WIB

Kajian Gangguan (Noise) dalam Sistem Telekomunikasi serta Pengaruhnya terhadap Kualitas Sinyal

Berita Terbaru

FEATURED

Prof Cipto Kembali Maju Pimpin PSTI Jabar

Kamis, 8 Jan 2026 - 15:14 WIB

Dr. Nuryadi. MPd

FEATURED

Nuryadi Beberkan Kenapa Tidak Bantu BK Muaythai

Rabu, 7 Jan 2026 - 20:33 WIB

Master Suryana

FEATURED

Master Suryana Minta Ajang ITN Open IX 2026 Jaga Kualitas

Rabu, 7 Jan 2026 - 18:46 WIB