Mulanya Magang, Kini Chyril Punya Website Sendiri

- Penulis

Selasa, 16 Februari 2021 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Dulu, istilah magang cukup populer. Kini, kebijakan merdeka belajar dan kampus merdeka memberikan hak kepada mahasiswa untuk magang selama satu sampai dua semester atau setara dengan 20 sampai 40 SKS.

Shyril Futuhana Ahmad, Mahasiswa Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung angkatan 2018.  Dirinya magang di Jurnal Syifa al-Qulub Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi Sunan Gunung Jati.

Mulanya, Na’an, Dosen Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi, kepada mahasiswa yang pada 2021 memasuki semester VI ini, menawarkan magang di Jurnal Syifa al-Qulub. Selain dosen, Na’an merupakan pengelola jurnal terakreditasi Nasional Sinta 3 ini. Busro juga memberikan latihan tentang pengelolaan open journal system (OJS).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, Chyril, mahasiswa asal Garut Jawa Barat ini, telah mengembangkan jurnal bernama Journal of Society and Development dengan domain (website) sendiri. Jurnal ini rencana terbit perdana Maret 2021. Tidak hanya itu, Chyril Futuhana Ahmad juga membuka layanan translate untuk Bahasa Inggris.

“Bagus bila mahasiswa memiliki minat pada penguatan skill dalam pengelolaan jurnal berbasis OJS. Pengelolaan OJS yang serba internet of things ini relevan bagi sumber daya muda dengan kreatifitas tanpa batas,” ucap Wahyudin Darmalaksana, Dekan Fakultas Ushuluddin Selasa (16/02/2021).

Besar kemungkinan di lingkungan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) akan berdiri beragam jurnal ilmiah.

“Terimakasih atas dedikasi semua pihak,” pungkas Dekan di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati itu. Rls

Komentari

Berita Terkait

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI
Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI
Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”
Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi
Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui
Lagi, Jalur Cibeber-Lampegan Tergerus, Daop 2 Targetkan Besok KA Siliwangi Bisa Lewat
Juri JNE Content Competition 2026 Sebut Tak Ada Istilah Salah Ketik
Dinilai Kontribusi, SEI Sabet Penghargaan di Listrik Indonesia Award 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:40 WIB

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 April 2026 - 11:00 WIB

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 April 2026 - 00:15 WIB

Demi Keluarga, Rela Jadi Marbot, Kuli & Jual Pasir Hingga Disebut “Jenderal Santri”

Jumat, 24 April 2026 - 11:41 WIB

Hari Bumi 2026, Telkomsel Ajak Generasi Muda Lahirkan Inovasi Melalui Kompetisi

Jumat, 24 April 2026 - 11:21 WIB

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Berita Terbaru

USB YPKP sukses menggelar workshop internasional bertajuk

FEATURED

Di Dunia Pendidikan, Manusia Tak Bisa Tergantikan oleh AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:40 WIB

Kadiskominfo Kota Bandung Henryco Arie Sapiie saat membeberkan program 'Ngulik' di Basa Basi Podcast PWI Kota Bandung, PJ/Dok

FEATURED

Biar Ga Gaptek, Henryco Arie Sebut Pemimpin Harus Melek AI

Sabtu, 25 Apr 2026 - 11:00 WIB

Petugas berhasil menyelesaikan perbaikan jalur rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan, dan kini dinyatakan aman untuk dilalui. PJ/Dok

FEATURED

Jalur Cibeber-Lampegan Kini Bisa Dilalui

Jumat, 24 Apr 2026 - 11:21 WIB