BANDUNG, PelitaJabar – Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, Nurani Astra menyerahkan 156 unit alat kesehatan dan 20 unit ambulans kepada Kementerian Kesehatan RI (RI).
“Pemerintah mengapresiasi dukungan Astra dalam membantu memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan fasilitas kesehatan di daerah agar dapat terus memberikan pelayanan yang cepat dan memadai terutama pemulihan pascabencana,” papar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, saat menyaksikan penyerahan ambulans dan alat kesehatan secara simbolis, di Kantor Kemenkes di Jakarta pekan lalu.
Sementara Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengungkapkan, Nurani Astra berupaya hadir dan berkontribusi dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penyaluran ambulans dan alat kesehatan ini, diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di daerah terdampak, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pertolongan medis dengan lebih cepat dan lebih baik,” bebernya.
Ke 20 unit ambulans didistribusikan ke wilayah terdampak. Rinciannya 16 unit Ambulans disalurkan kepada Puskesmas di wilayah Aceh dan 1 unit kepada RSUD di Aceh, serta masing-masing 1 unit ambulans kepada Puskesmas di Tapanuli Tengah, RSUD di Kota Medan, dan Puskesmas di Kota Padang Pariaman.
Sejak Desember 2025, secara keseluruhan Astra juga telah melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap 126 unit ambulans yang tersebar di berbagai wilayah terdampak, meliputi 4 titik di Aceh, 17 titik di Sumatra Utara, dan 10 titik di Sumatra Barat, sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain itu, Astra melalui Astra Otoparts juga telah mendistribusikan sebanyak 156 unit alat kesehatan guna mendukung peningkatan layanan kesehatan di wilayah terdampak.
Bantuan tersebut terdiri atas 122 unit alat kesehatan yang disalurkan kepada 8 RSUD di wilayah Aceh
serta 34 unit alat kesehatan yang diserahkan kepada Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan (BPAFK) Medan. ***








