BANDUNG, PelitaJabar – Guna mendorong optimalisasi stimulasi PEN ini, bank bjb terus bersinergi dan berkolaborasi bersama-sama agar iklim usaha bergairah. Termasuk bagi pelaku usaha.
Hal itu terungkap dalam Forum Diskusi Pemulihan Ekonomi #01 Kamis (17/09/2020).
Forum ini digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandung sebagai salah satu wadah untuk memperkuat sinergi sekaligus memperteguh pemahaman akan pentingnya optimalisasi PEN, yang diisi oleh Kabag Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riwin Mirhadi, Board Of Trubus Bina Swadaya sekaligus anggota RIPESS Asia Eri Trinurini Adhi, dan Pimpinan Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Denny Mulyadi menyampaikan, langkah yang telah dilakukan bank bjb dalam mendorong akselerasi PEN, secara khusus mendesain program bjb PENtas (Penguatan Ekonomi Nasional Tangguh dan Sejahtera) untuk mensukseskan langkah pemulihan ekonomi.
Seperti diketahui, bank bjb menjadi salah satu bank yang mendapat kepercayaan pemerintah untuk menerima dana simpanan PEN sebesar Rp2,5 triliun dengan target leverage dua kali lipat.
“Keberhasilan bank bjb dalam menjalankan amanat pemerintah ini tidak terlepas dari strategi penyaluran kredit yang dilakukan melalui pola kemitraan. Kami selalu memposisikan nasabah sebagai mitra yang memiliki keinginan untuk bertumbuh dan berkembang bersama. Karena itu, bank bjb juga melengkapi sokongan pendanaan dengan dorongan dalam bentuk edukasi dan pendampingan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) sebagai sarana peningkatan kapasitas usaha,” kata Denny Jumat (18/09/2020).
Keterlibatan aktif bank bjb ini membuat perusahaan meraih penghargaan juara 1 TPAKD award tahun 2019. ***