Pemkot Bandung Dorong Pengembangan Fesyen

- Penulis

Sabtu, 22 September 2018 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, Pemerintah Kota (Prmkot) Bandung akan terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif khususnya fesyen. Hal itu karena fesyen Kota Bandung mampu meningkatkan perekonomian Kota Bandung.

“Sinergi semua pihak, para penggiat fesyen berkolaborasi dengan kalangan seniman, menjadi kunci tumbuh kembangnya Kota Bandung,” ujar Yana saat menghadiri Bandung Broadway 2018 di Jalan Braga, Sabtu (22/9).

Yana menegaskan, Kota Bandung memang dikenal sebagai kiblatnya ekonomi kreatif. Oleh karenanya, sub sektor seperti pariwisata, arsitektur, desain, produk, animasi, kriya, kuliner, fesyen dan kesenian perlu terus ditingkatkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sub sektor fesyen, merupakan sektor yang harus dorong bersama. Fesyen diprediksi akan terus meningkat dan menjadi sektor unggulan,” tambahnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari menjelaskan, Kota
Bandung memiliki16 sub sektor yang terdiri dari beragan komunitas dan bidang mulai Fesyen, musik, seni pertunjukan dan desain.

Dikatakan, beberapa waktu lalu, Badan Ekonimi Kreatif (Bekraf) melakukan uji petik sekitaran Bandung raya. Menurut Bekraf, sub sektor fesyen Kota Bandung paling banyak menyerap tenaga kerja dan memberikan kontribusi.

“Jadi menurut Bekraf, yang paling banyak menyerap tenaga kerjanya dan berikan kontribusi adalah sub sektor fesyen itu Bandung. Kalau Kabupaten Bandung Barat dalam sektor film, Kota Cimahi dalam sub animasi dan Kabupaten Bandung pada sub sektor seni pertunjukan,” tutupnya singkat. Mal

Komentari

Berita Terkait

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen
Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani
Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang
Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat
Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung
KONI Jabar Terus Matangkan Persiapan Porprov 2026
Lepas Mudik Bersama Warmindo, Yasierli Sebut Bentuk Kepedulian Perusahaan
Cek Pengguna Narkoba, BNN Sidak Petugas Operasional Stasiun Bandung

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:52 WIB

Sampah Mulai Terangkut, 4 dari 10 Kecamatan Baru Capai 50 Persen

Senin, 23 Maret 2026 - 12:59 WIB

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Minggu, 22 Maret 2026 - 14:57 WIB

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:25 WIB

Awas Ketinggalan, Penutupan Boarding 5 Menit Sebelum Kereta Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:58 WIB

Layanan Tertinggi Angleb 2026, Puluhan Ribu Pelanggan Berangkat dari Daop 2 Bandung

Berita Terbaru

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat  47.807 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh. PJ/Dok

FEATURED

Hari Kedua Lebaran, 94 Ribu Lebih Penumpang KA Terlayani

Senin, 23 Mar 2026 - 12:59 WIB

Tampak para penumpang kereta api yang akan mudik ke berbagai daerah. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat melayani 415 ribu pelanggan selama 12 hari Angleb 2026.

FEATURED

Selama 12 Hari Angleb 2026, Daop 2 Layani 415 Ribu Penumpang

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:57 WIB