Perkuat Keamanan Data Pribadi, Mulai 2024 Semua Instansi Wajib Punya DPO

- Penulis

Kamis, 30 November 2023 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO BERSAMA : Dari ki – ka Dr Ayu Purwarianti, Prosa.ai, Andreas Bondan Satriadi, Perencana Ahli Pertama, Direktorat Ketenagalistrikan, Telekomunikasi, dan Informatika, Kementerian PPN/Bappenas dan Dr. Kautsarina, S.Kom. MTI, Ketua Tim Manajemen Keamanan Data dan Informasi BPSDM Kominfo, berpose bersama usai diskusi AI Policymakers Forum dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas di Bidang Teknologi AI untuk Pemangku Kebijakan di Museum Asia Afrika, Jalan Asia Afrika Bandung, Kamis 39 November 2023.

 

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BANDUNG, PelitaJabar -Kecanggihan teknologi kini terus mengalami perkembangan pesat. Terlebih, penggunaan internet atau digitalisasi di berbegai sektor, tentunya harus dibarengi dengan keamanan mumpuni.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengamankan semua data pribadi dari resiko “pencurian”. Semakin banyak informasi pribadi yang kita berikan di internet, semakin mudah bagi orang lain mengambil alih informasi tersebut.

Ada beberapa langkah yang harus diambil untuk melindungi data pribadi kita, diantaranya memperkuat password, menghindari penggunaan jaringan WiFi publik yang tidak aman, dan tidak memberikan informasi pribadi di situs web yang tidak terpercaya.

Terkait teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Inteligence/AI) yang mendorong perubahan digital diseluruh dunia, pihak Kominfo mengungkapkan, untuk keamanan data pribadi, banyak security parameter yang harus dipersiapkan, mulai perangkat keras dan lunak. Namun yang paling penting adalah dari sisi SDM atau sumber daya manusia

“Secara implementasi, human itu yang wiakest link dari sisi keamanan. Jadi celahnya dari sisi keamanan. Meskipun kemanan sudah canggih tapi ada kerentanan atau kelemahan dari sisi SDM nya atau si pemroses aplikasinya. Bahkan dari sisi masyarakat sendiri yang lengah, makanya hal ini harus berjalan bersamaan,” papar Dr. Kautsarina, S.Kom. MTI, Ketua Tim Manajemen Keamanan Data dan Informasi BPSDM Kominfo menjawab PJ disela AI Policymakers Forum dan Pelatihan Peningkatan Kapasitas di Bidang Teknologi AI untuk pemangku kebijakan di Museum Asia Afrika, Jalan Asia Afrika Bandung Kamis, 30 November 2023.

Menurutnya, Dengan adanya program seperti ini, peningkatan kapasitas, awareness terkait dengan security tersebut, diharapkan dapat meminimalisir resiko. Karena semakin canggih teknologinya, makin banyak resiko yang dihadapi.

Disinggung adanya peristiwa kebocoran data nasabah di beberapa perbankan, dia menyebutkan sesuai dengan aturan, dimana setiap penyelenggara sistem elektronik, baik pemerintah, perbankan dan instansi lainnya, perlu DATA Protection Officer.

“Ini penting, supaya jelas bagaimana pengaturannya, semuanya bisa terdefinisi bagaimana saat transfer data, mulai dari pengumpulannya, penyimpanan dan penghapusannya, itu ada pejabat perlindungan data pribadi di setiap instansinya. Namun sesuai dengan adanya PDP ini, setiap instansi wajib punya Data Protection Officer pada 2024 mendatang, dimana saat ini kewenangannya ada di institusi keuangan,” tambah  Dr. Kautsarina.

Seperti diketahui, DATA Protection Officer (DPO), atau yang dalam Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), dikenal dengan istilah Pejabat atau Petugas yang melaksanakan fungsi Pelindungan Data Pribadi, adalah unit korporasi yang akan berfungsi melindungi dari risiko pelanggaran dan sanksi berat UU PDP.

Kegiatan Fair Forward – Artificial Intelegence for All yang digelar GIZ Indonesia untuk Kementerian PPN/Bapenas, even tersebut merupakan rangkaian dalam membangun jaringan Asia Afrika untuk AI Policy Makers Forum dan pelatihan peningkatan kapasitas di bidang teknologi AI yang beretika untuk pemegang kebijakan.

Hadir Pembicara Panel diskusi Andreas Bondan Satriadi, Perencana Ahli Pertama, Direktorat Ketenagalistrikan, Telekomunikasi, dan Informatika, Kementerian PPN/Bappenas dan Dr Ayu Purwarianti, Prosa.ai dengan moderator Karlina Octaviany, AI Advisor GIZ Indonesia. ***

 

Komentari

Berita Terkait

Kuatkan Nilai Kebersamaan, Pos Tebar Ratusan Paket Takjil
Bandung Masih di Persimpangan Jalan
Bojongloa Kaler Kecamatan Kemiskinan No 1, Dewan Minta Kerjasama Semua Pihak
Saat Musrenbang, Edwin Sebut Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
Berikut Spesifikasi New Veloz Hybrid EV dan Harganya
Tingkatkan Daya Saing Global, USB YPKP Gaet Perusahaan Konstruksi ROY Jepang
Lebih 5 Tahun, Pokja PWI Kota Bandung Konsisten Bagikan Ratusan Takjil
Okupansi Capai Hampir 50 Persen, Tiket Lebaran Masih Ready

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:07 WIB

Kuatkan Nilai Kebersamaan, Pos Tebar Ratusan Paket Takjil

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:18 WIB

Bandung Masih di Persimpangan Jalan

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:00 WIB

Bojongloa Kaler Kecamatan Kemiskinan No 1, Dewan Minta Kerjasama Semua Pihak

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:46 WIB

Saat Musrenbang, Edwin Sebut Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:44 WIB

Berikut Spesifikasi New Veloz Hybrid EV dan Harganya

Berita Terbaru

PT Pos Property Indonesia, membagikan ratusan paket takjil. PJ/Mal

FEATURED

Kuatkan Nilai Kebersamaan, Pos Tebar Ratusan Paket Takjil

Jumat, 27 Feb 2026 - 17:07 WIB

FEATURED

Bandung Masih di Persimpangan Jalan

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:18 WIB

PT TAM resmi meluncurkan New Veloz Hybrid EV di Paskal Hyper Squere Bandung, Rabu (25/2). Selama pameran, Mobil tersebut dibandrol mulai Rp 303juta. PJ/Mal

FEATURED

Berikut Spesifikasi New Veloz Hybrid EV dan Harganya

Rabu, 25 Feb 2026 - 21:44 WIB