Puskesmas Balai Kota Akan Terakreditasi

- Penulis

Selasa, 13 November 2018 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar — Komisi Akreditasi Puskesmas mulai menilai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Balai Kota Bandung yang terletak di halaman parkir timur Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana No. 2. Penilaian untuk  akreditasi tersebut berlangsung hingga 15 November 2018.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana membuka langsung akreditasi usai pelaksanaan upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN),  tingkat Kota Bandung, Senin (12/11).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bandung, Nina Manarosana mejelaskan, akreditasi ini merupakan bagian meningkatkan mutu layanan kesehatan di Kota Bandung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita bertahap, sampai tahun ini sudah ada 66 dari 80 Puskesmas yang sudah diakreditasi,” ungkap Nina.

Jumlah tersebut terdiri dari 3 Puskesmas di tahun 2016, 27 Puskesmas tahun 2017, dan 36 Puskesmas tahun 2018. Selebihnya, Nina telah mengagendakan seluruh Puskesmas tuntas diakreditasi tahun 2019.

Ada 4 jenis akreditasi, yaitu Paripurna, Utama, Madya, dan Dasar. Kota Bandung telah memiliki Puskesmas tingkat Paripurna satu-satunya di Jawa Barat, yaitu Puskesmas Kopo. Sementara itu Puskesmas lainnya berpredikat Utama, Madya, dan Dasar.

Ia menambahkan, penilaian akreditasi terdiri dari banyak hal. Salah satunya adalah tentang tata graha bangunan. Komponen akreditasi mengharuskan ada bangunan dengan luasan 300 m². Jika tidak, maka harus ada peningkatan luas bangunan secara vertikal.

Tak hanya itu, persoalan administrasi, Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM), dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) juga tak luput dari penilaian. Nina menekankan nilai tambah Puskesmas ada pada UKM, sehingga poin itu menjadi hal utama.

“Puskesmas itu tugasnya bukan hanya menyembuhkan orang sakit, tapi lebih kepada bagaimana menjaga orang sehat tetap sehat. Itu namanya UKM. UKP itu menyembuhkan orang sakit menjadi sembuh,” jelasnya.

Sejalan dengan amanat Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat membuka pertemuan tanda dimulainya akreditasi. Menurutnya, sistem pelayanan kesehatan yang baik adalah jika bisa terselesaikan di tingkat wilayah.

“Jadi tidak banyak masyarakat yang merujuk ke rumah sakit. Lebih baik lagi kalau masyarakat tidak perlu ke fasilitàs kesehatan karena tidak sakit. Tentu kita harapkan masyarakat selalu sehat,” pungkas Yana. Mal

Komentari

Berita Terkait

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya
Word Autism Awareness Day 2026 Ingatkan Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Jaring Mitra, Pemkot Gelar Market Sounding Bandung Zoo
Harga Plastik Melonjak 4 Kali Lipat, Farhan Ajak Warga Bawa Wadah Sendiri
Pemkot Bandung Bantah Kebocoran Data Bukan dari Server Disdukcapil
Fasilitasi Peserta Magang, Menaker Siapkan Reward Bagi Perusahaan
Pemkot Bandung Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 17:20 WIB

Sekda Bandung Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 18:23 WIB

Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Senin, 13 April 2026 - 17:11 WIB

Word Autism Awareness Day 2026 Ingatkan Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Jumat, 10 April 2026 - 16:39 WIB

Jaring Mitra, Pemkot Gelar Market Sounding Bandung Zoo

Rabu, 8 April 2026 - 16:19 WIB

Harga Plastik Melonjak 4 Kali Lipat, Farhan Ajak Warga Bawa Wadah Sendiri

Berita Terbaru

Telkomsel menghadirkan paket komunikasi RoaMax Haji dengan kuota besar. PJ/Dok

FEATURED

RoaMax Haji Telkomsel, Kuota Melimpah Ibadah pun Makin Tenang

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:36 WIB

Suasana RUPST bank bjb 2026 di Gedung Pakuan Bandung. PJ/Dok

EKONOMI

Kinerja Solid, Perseroan Bagikan Dividen Rp 900 miliar

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:12 WIB