Selama di Korea, Atlet Panjat Tebing PON Jabar Coba Berbagai Karakter Jalur

- Penulis

Kamis, 1 Agustus 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Program latihan di Korea merupakan puncak dari latihan atlet secara teknik dan fisik menjelang perhelatan olahraga sekali empat tahunan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang digelar di Sumut-Aceh.

“Itu intinya. Dan menjelang ke Korea itu, atlet sebelumnya memang kita siapkan secara optimal. Sehingga ketika mereka di Korea dapat menikmati latihan dengan sunguh-sungguh dan menyempurnakan berbagai kekurangan yang perlu ditambal,” beber manejer tim panjat tebing PON Jabar Yuyun Yuniar kepada PJ Kamis (1/8/2024).

Mantan primadona atlet panjat tebing wanita nasional ini menyebutkan, informasi yang diperoleh dari pelatih pendamping atlet di Korea Kang Dadang M Rizal, kondisi tim panjat tebing sehat tanpa kendala.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama 35 hari di Korea, para atlet Jabar, bisa berlatih berbagai jalur di beberapa tempat dan kota seperti di Gwangju, Daegu, Gyeongsangbuk dan Seoul.

“Kata pelatih, atlet panjat tebing kita mencoba beberapa jalur yang dipakai untuk seleksi Atlet Nasional Korea itu,” ucap Yuyun.

Beberapa Minggu di Korea, atlet Jabar langsung dilatih mantan pelatih Timnas Korea, sehingga mendapat tempaan fisik dan keterampilan gaya Korea.

Sesuai jadwal, Kamis 1 Agustus 2024, tim panjat tebing atlet dan pelatih sudah harus kembali ke Bandung untuk mulai kembali latihan pada Senin 5 Agustus 2024. Latihan dipusatkan di Bandung di GOR Padjadjaran.

“Sekembalinya dari Korea kami akan menjalankan program latihan lebih ke pada taktik dan strategi. Khususnya untuk nomor katagori tim lead dan boulder tim putra dan putri. Begitu informasi yang saya tanyakan kepada pelatih,” pungkasnya. Joel

Komentari

Berita Terkait

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno
Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman
Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI
Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih
Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda
Satu Dekade IndonesiaNEXT, ITB Jadi Roadshow to Campus Pertama
Lemahnya Buffer Fisik dan Likuiditas Jadi Resiko Besar Bagi Indonesia
Pengangguran Capai 7,44 Persen, Pemkot Bandung Genjot Padat Karya

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 07:06 WIB

Siapkan Langkah Strategis Jelang Peparda, NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno

Kamis, 16 April 2026 - 23:37 WIB

Meski Sempat Terpuruk, Jebolan KDI 4 Ini Buktikan Mampu Taklukkan Jerman

Rabu, 15 April 2026 - 23:41 WIB

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 April 2026 - 13:45 WIB

Bantu Masyarakat, KAI Daop 2 Bandung Serahkan TJSL Rp 1 Milyar Lebih

Rabu, 15 April 2026 - 08:53 WIB

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Berita Terbaru

Dihadapan puluhan awak media, Epriyanto menyebut Musda pada 14 Februari lalu sah dan memenuhi aturan bahkan dihadiri perwakilan KONI Jabar dan DPP PERBASI. PJ/Joel

FEATURED

Terkesan Dizalimi, Epriyanto Lawan Keputusan DPP PERBASI

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:41 WIB

TP PKK Jabar resmi membuka Babak Penyisihan Wilayah I Lomba Paduan Suara

FEATURED

Diikuti 70 Daerah, Ini Makna Puspa Swara Wanoja Sunda

Rabu, 15 Apr 2026 - 08:53 WIB