Tak Tahan KDRT, Puluhan Perempuan Geruduk Tegallega

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang peserta aksi

Salah seorang peserta aksi "Suamiku Lukaku" memegang poster film disela aksi di Taman Tegallega. PJ/Mal

BANDUNG, PelitaJabar – Puluhan ibu-ibu berkaos putih-putih “menggeruduk” Taman Tegallega, Minggu pagi 17 Mei 2026.

Kedatangan mereka, bertujuan menyuarakan suara perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ade Rahmi (49), salah satu peserta aksi menyebutkan, dirinya pernah mengalami KDRT kekerasan dalam rumah tangga yang dialaminya selama bertahun-tahun.

“Dulu saya jadi istri yang pendiam. Tetapi karena terlalu sering disakiti, akhirnya saya berani mengungkapkan perasaan dan memilih meminta cerai,” bebernya disela aksi.

Kekerasan yang dialaminya bukan hanya sekali, namun sering terjadi.

“Kalau suami pulang kerja, saya sering dipukul sampai benjol-benjol. Sampai sekarang saya belum siap menikah lagi karena trauma masa lalu,” katanya lirih.

Meski demikian, Ade mencoba bangkit dan berharap perempuan lain tidak lagi memilih diam.

“Kita sebagai perempuan harus kuat. Kalau merasa disakiti, harus berani mengungkapkan perasaan dan melawan. Yang penting bagaimana kita menjaga anak-anak kita,” tambah warga Ciroyom-Rajawali ini lagi.

Senada, peserta aksi lainnya Ifa, mengaku tersentuh dengan pesan yang dibawa dalam filim “Suamiku Lukaku”.

Menurutnya, banyak perempuan di luar sana masih hidup dalam ketakutan akibat perlakuan kasar pasangan.

“Perempuan itu butuh pelindung, bukan orang yang menyakiti. Menikah bukan sekadar status, tapi harus ada rasa sayang dan kasih,” katanya.

Film “Suamiku Lukaku” menjadi media penting untuk membuka kesadaran masyarakat mengenai dampak buruk KDRT terhadap kehidupan perempuan dan keluarga.

“Perempuan juga berhak dicintai dan dihargai. Jangan sampai rumah tangga justru menjadi tempat yang menakutkan,” paparnya.

Sementara Koordinator Teman Film, Jeane, menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi perempuan untuk menyuarakan pengalaman mereka sekaligus membangun keberanian melawan KDRT.

“Sebagian yang hadir memang pernah mengalami KDRT. Ada yang sudah berpisah, ada juga yang masih bertahan dalam rumah tangga. Di sini kita ingin menyuarakan bahwa perempuan harus berani melawan kekerasan,” ingat Jeane.

Puluhan perempuan melakukan aksi menyelamatkan wanita dari KDRT juga promo film Suamiku Lukaku di Taman Tegallega Bandung. PJ/Mal

Film *Suamiku Lukaku*, sebuah karya yang menyuarakan pengalaman para perempuan korban KDRT sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap persoalan kekerasan dalam rumah tangga.

Kegiatan berlangsung serentak di beberapa kota seperti Bandung, Solo, Semarang, Surabaya, hingga Yogyakarta, menghadirkan sejumlah perempuan yang pernah mengalami pahitnya kehidupan rumah tangga akibat tindakan kekerasan pasangan. ***

Komentari

Berita Terkait

Gunakan Rangkaian Baru, KA Cikuray Andalan Para Petani dan Pedagang
Ribuan Peserta Konprov PWI Jabar Diprediksi Hadir, Farhan Siap Dukung
Nandang Nilai Neng Wilda Berkinerja Baik Selama Magang
Prioritas Keamanan Penumpang, Geometri Perlintasan Sebidang di Jalan Sunda di Perbaiki
Bantu Palestina, Baznas Kirim Ratusan Juta Daging Qurban Kemasan
H. Yoko Bantu Pribadi Gulat UPI Open 2026
Suroboyo 10K Pecah, Ribuan Pelari Semarakkan Sport Tourism
XLSMART Sabet Diamond Achievement in Emission Transparency

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:02 WIB

Gunakan Rangkaian Baru, KA Cikuray Andalan Para Petani dan Pedagang

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:46 WIB

Ribuan Peserta Konprov PWI Jabar Diprediksi Hadir, Farhan Siap Dukung

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:59 WIB

Nandang Nilai Neng Wilda Berkinerja Baik Selama Magang

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:59 WIB

Prioritas Keamanan Penumpang, Geometri Perlintasan Sebidang di Jalan Sunda di Perbaiki

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:47 WIB

Bantu Palestina, Baznas Kirim Ratusan Juta Daging Qurban Kemasan

Berita Terbaru

Mahasiswi UPI telah menyelesaikan masa magangnya di PBSI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Nandang Nilai Neng Wilda Berkinerja Baik Selama Magang

Rabu, 10 Jun 2026 - 09:59 WIB