Tidak Punya Kasus, bjb Ingin Perangi Rentenir Online

- Penulis

Selasa, 10 September 2019 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, PelitaJabar — Sebagai BPD tanpa kasus korupsi dengan kinerja keuangan yang positif, PT Bank Jabar & Banten (bank bjb) menggelar soft launching fitur anyar bjb Digi yakni QR Payment (transfer on us) dalam acara Fastival Djoeang, belum lama ini.

Acara soft launching tersebut, berjalan dengan lancar. Hal ini, menunjukkan pengolahan sistem dan data dalam QR Payment tersebut telah berjalan dengan baik.

“Kita ingin memperlihatkan kepada publik mengenai fitur baru di bjb Digi yakni QR Payment. Dan proses soft launching berjalan dengan lancer,” ujar Dirut bank bjb, Yuddy Renaldi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur IT Treasruy, dan Internasional Banking bank bjb, Rio Lanasier menjelaskan, pihaknya menargetkan keberadaan QR Payment ini akan memerangi rentenir online yang tengah menjamur saat ini. Dengan keberadaan QR Payment, maka nasabah akan menabung di rekening bank bjb.

“Secara otomatis akan meningkatkan CASA bank bjb dan akan kita akan salurkan kredit kepada masyarakat,” ungkap Rio.

Menurutnya, dengan menggunakan QR Paymnet maka nasabah atau masyarakat bisa melakukan transfer via QR Code untuk memenuhi kebutuhan transaksi. Dengan QR Paymnet ini, maka bank bjb tengah membidik untuk menontunaikan transaksi di Jawa Barat dan Banten.

“Target kita adalah di pasar-pasar dan para pelaku UKM,” terangnya.

Sesuai dengan timeline Bank Indonesia dan Otoritas Kasa Keuangan (OJK) pada Januari 2020 mendatang, bank bjb akan langsung beraksi. Yakni dengan memberlakukan QR Payment ini di ratusan ribu merchant.

“Jika izin resmi sudah didapat, maka sesuai dengan timline BI dan OJK pada Januari 2020, kita akan langsung bergerak. Sudah ada ratusan ribu merchant dan setiap merchant hanya membutuhkan satuQR Code dari bank bjb,” ucapnya.

Dengan keberadaan QR Payment ini, maka secara langsung akan menurunkan transaksi tunai di bank bjb. Selain itu, juga akan meningakatkan dana murah di bank bjb.

“Saat ini, prosentase dana murah bank bkb mencapai 42%. Dan target kita menjadi 52% setelah peluncurkan QR Payment ini,” tegasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang
Edwin Senjaya Beberkan Faktor Ini Bikin Indonesia Lemah
PB PSTI Keluarkan Surat Penundaan Musprov Jabar

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:05 WIB

TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:29 WIB

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Berita Terbaru

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB

Komisi III DPRD Kota Bandung bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) menggelar raker membahas sejumlah agenda dan evaluasi program tahun 2025. Foto Cipt/Humaspro

FEATURED

Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:29 WIB