BANDUNG, PelitaJabar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat, selama masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 13 Mei – 18 Mei 2026 mencapai 98.667 tiket telah terjual atau 115,6% dari total kapasitas yang tersedia.
Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung menyediakan sebanyak 85.388 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan, tingginya angka penjualan tiket tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap KAI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Antusiasme masyarakat pada masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus kali ini sangat tinggi. Tingkat okupansi yang mencapai lebih dari 115 persen tersebut dimungkinkan karena adanya pola perjalanan penumpang dinamis pada relasi-relasi tertentu, sehingga tempat duduk dapat terjual kembali setelah pelanggan turun di stasiun antara,” ujar Kuswardojo, Senin 18 Mei 2026.
KAI Daop 2 Bandung juga mencatat puncak kepadatan penumpang terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, dengan total sebanyak 20.992 pelanggan dari berbagai stasiun di wilayah daop 2.
“Puncak keberangkatan terjadi pada tanggal 17 Mei 2026, dimana sebanyak 20.992 pelanggan diberangkatkan dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 2 Bandung,” tambahnya.
Selama periode ini, Stasiun Bandung menjadi stasiun dengan volume keberangkatan tertinggi selama periode angkutan libur panjang tersebut. Pada 17 Mei 2026, tercatat sebanyak 7.502 pelanggan diberangkatkan dari Stasiun Bandung dan menjadi angka tertinggi selama masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.
Sementara itu, di Stasiun Kiaracondong, puncak keberangkatan pelanggan terjadi pada tanggal 14 Mei 2026 dengan jumlah pengguna jasa mencapai 3.463 pelanggan.
KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan total 28 perjalanan kereta api setiap harinya selama libur panjang tersebut, yang terdiri dari 26 perjalanan reguler dan 2 perjalanan tambahan. ***








