Waspada Iming-iming Bombastis, Begini Cara Cek Pinjol Legal

- Penulis

Selasa, 9 Agustus 2022 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, PelitaJabar – Kasus pinjaman online (pinjol) kian hari semakin bertambah. Banyak masyarakat terjebak dengan iming-iming bombastis seperti bunga ringan, cicilan terjangkau dan sebagainya. Tak pelak, debitur akhirnya dikejar-kejar deb collector perusahaan pinjol karena tak mampu membayar.

Menurut data Bisnis.com, per Oktober 2021, terdapat 19.711 kasus Pinjol. Data tersebut merupakan dari OJK selama kurun waktu tahun 2019-2021.

Ketua Klaster Pendanaan Multiguna AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia), Rina Apriana, mengingatkan jika mendapat penawaran bombastis, dipastikan pinjol tersebut ilegal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‘Kami mengikuti aturan-aturan yang dibuat OJK menjangkau customer secara langsung yang belum pernah menjadi customer kita. Kita harus hati-hati jika menerima penawaran seperti itu. Dipastikan itu bisa jadi illegal karena tidak ada yang mengatur, itu yang pertama,’ papar Rina di Webinar Sehat Kelola Dana dengan Fasilitas Pinjol dan Uang Digital’ yang digelar IKWI di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa 9 Agustus 2022.

Bagaimana cara megecek apakah legal atau tidak?

Rina mengatakan, agar masyarakat membuka website OJK.

‘Kami cukup ketat dalam mengawasi anggota, secara regulator OJK juga mengawasi,’ tambahnya.

Sedangkan yang kedua, sudah terbukti ekonomi digital ini berkembang sangat pesat, seiring dengan pertumbuhan digitalisasi di Indonesia.

Sekarang semua kemudahan ditawarkan terhadap kebutuhan masyarakat melalui ekonomi digital ini.

Senada, Head of Funding ALAMI Group, Grace Citra Dewi mengungkapkan, di Indonesia, riset menunjukkan banyak hal bisa ditingkatkan (gender, education), juga segmen yang belum terlayani masih meminjam secara informal.

‘Jika sebelum adanya fintech pemulihan ekonomi, model-model bottom-up, pengembangan masyarakat, dilayani perbankan (rural bank, commercial bank), mengingat tingkat risiko yang variatif, keperluan financing bisa di serve fintech lending,’ ucapnya.

Karena itu, diperlukan pelibatan masyarakat secara kolaboratif dan partisipatif, secara intensional (by design), dalam pekerjaan pembangunan ekonomi, bersama pemerintah, dan sektor swasta dalam membangun komunitas, industri, dan pasar.

Selain diskusi Pijnol, HUT IKWI ke 61 diisi Lomba Penulisan dengan Tema sama “Sehat Kelola Dana dengan Fasilitas Pinjol dan Uang Digital”.

Peserta lomba terbuka bagi semua wartawan dan wartawati dari semua organisasi pers.

Ketum PWI Pusat Atal S Depari mengucapkan terima kasih kepada semua undangan, mitra PWI dan IKWI yang ikut berpartisiapasi pada acara ini.

‘Kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya. Semoga kerja sama ini tetap terjalin di masa yang akan datang,’ pungkasnya. ***

Komentari

Berita Terkait

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI
Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung
Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP
Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta
TPA Sarimukti Over Kapasitas, Farhan Ajak Masyarakat Bijak Kelola Sampah
Komisi III Bahas Sejumlah Agenda dengan DSDABM Kota Bandung
Faktor Penurunan Kualitas Sinyal Wifi Berdasarkan Jarak dan Penghalang

Berita Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:37 WIB

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:12 WIB

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Senin, 19 Januari 2026 - 10:43 WIB

Daop 2 Bandung Lakukan Normalisasi Operasional, Batalkan 3 Perjalanan KA

Senin, 19 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:21 WIB

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Berita Terbaru

Ir. Andrian Tejakusuma saat menjadi pembicara kegiatan KONI Kota Tasikmalaya. PJ/Joel

FEATURED

KONI Jabar Tegas Tolak Musprov PSTI

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:37 WIB

Prof.Sucipto (baju batik) saat Musprov PSTI Jabar. PJ/Joel

FEATURED

Ini Kata Sucipto Kenapa Musprov PSTI Jabar Tetap Berlangsung

Selasa, 20 Jan 2026 - 08:12 WIB

YBM BRILiaN meluncurkan Mustahik Income Generating Program (MIGP) di dua lokasi, Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis. PJ/Dok

EKONOMI

Dongkrak Ekonomi Masyarakat, YBM BRILiaN Gagas Program MIGP

Senin, 19 Jan 2026 - 10:10 WIB

PT KAI Daop 2 Bandung membatalkan perjalanan ke Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang akibat genangan air. PJ/Dok

FEATURED

Daop 2 Bandung Batalkan Keberangkatan ke Semarang & Jakarta

Minggu, 18 Jan 2026 - 20:21 WIB