Len Garap Pasar Kereta Api

- Penulis

Selasa, 13 November 2018 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, PelitaJabar — Len Industri saat ini menggarap proyek modifikasi sistem sinyal dan interlocking di Bangladesh. Tepatnya pengerjaan sinyal di empat stasiun Jamtoil, Chatmohar, Bangbadu Setu West, dan Bangbadu Setu East.

Pada perhelatan Innotrans di Berlin September lalu, Len Industri berkomitmen untuk mengembangkan sayapnya ke kancah global. Hal ini dibuktikan melalui MoU dengan perusahaan HIMA, Teltronic, Thales, Schnoor, dan Men Mikro untuk membuka kemungkinan kerjasama seperti technology joint development dan lokalisasi produksi di Indonesia yang penandatanganannya disaksikan Menteri Negara BUMN Republik Indonesia Rini Soemarno.

Menurut Ir. Linus Andor Mulana Sijabat, IPM., FIRSE., Direktur Operasi I Len Industri, langkah go-global Len Industri tidak hanya berhenti di Bangladesh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami telah menjadi pelaku utama dan satu-satunya industri sinyal perkeretaapian di Indonesia, serta telah memulai bisnis ini sejak 1980-an. Sekarang, Len Industri bersaing di kancah global dan akan memasok sistem sinyal perkeretaan, sistem telekomunikasi, sistem catu daya substation, dan sistem SCADA.” jelas Linus dalam siaran resminya kepada PJ Selasa (13/11)

Kolaborasi bersama Indonesia Railway Development Consortium (IRDC) 
Di bawah Indonesia Railway Development Consortium (IRDC), Len Industri bersama PT Industri Kereta Api (Persero), PT Waskita Karya (Persero) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) siap menggarap pasar negara – negara berkembang.

IRDC menawarkan layanan total solusi untuk pengembangan proyek railway mulai dari scope segi sipil, rollingstock, fasilitas operasi (railway system), operation & maintenance, begitu juga dalam hal financing, baik itu untuk main line maupun transportasi urban.

Konsorsium ini menyasar Filipina sebagai target pasar pertama kemudian akan berusaha bergerak ke Asia Selatan dan Timur Tengah. Sementara Len Industri sendiri berencana memperlebar pasar ke benua tetangga Australia, Afrika, Eropa Timur dan beberapa negara lain.

“Saat ini Len Industri mencoba mengawali bekerja sama dengan Wabtec Australia, UGL Rail Services, Aspex Rail, Rail Control Systems Australia (RCSA), dan JMDR untuk membuka pasar Australia,” pungkas Linus.

Secara keseluruhan, Len Industri akan melayani sekitar 47 negara yang tersebar di Eropa Timur, Afrika, Asia, dan Australia sebagai Total Railway System Integrator. Dengan adanya misi yang besar ini, Len Industri berharap bisa berkontribusi lebih besar kepada negara dan masyarakat Indonesia, khususnya dalam bidang elektronika dan persinyalan kereta api. Mal

Berita Terkait

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi
Elizabeth Kenalkan “Bloom Benneat The Surface” di JFW 2027

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB