Hj Lilis Boy : Prihatin Kondisi Sampah, Pariwisata dan Insfrastruktur

- Penulis

Selasa, 19 November 2019 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar – Hj Lilis Boy, Politisi perempuan yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) ini sangat mendambakan Kabupaten Cianjur bersih dari sampah.

Keprihatinan kader Partai Demokrat ini disebabkan volume sampah dari tahun ke tahun di daerah pemilihannya itu semakin meningkat. Dulu hanya 134 ton per hari, kini naik menjadi 180 ton per hari yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Sembung.

“Kondisi ini butuh penanganan khusus,” tandas Hj Lilis Boy saat ditemui di Komisi II DPRD Jabar, pekan lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, ia mengingatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur agar lebih serius menangani sampah ini.

“Kami sudah menjalin kerjasama dengan DLH dengan membuat bank sampah. Hanya saja dari 36 sampah ini yang berfungsi cuma 6,” tambah Hj Lilis Boy.

Adanya bank sampah tersebut, lanjut ia, bisa membina warga terutama ibu-ibu rumah tangga.

“Mereka ini terkendala keuangan. Tapi alhamdulillah penanganan sampah ini juga dibantu oleh alumni SMAN 1 angkatan 76 Cianjur. Mereka punya semangat yang sama untuk menjadikan Cianjur bersih dari sampah. Kami juga berharap pemerintah setempat menanggapi masalah ini dengan serius,” tutur anggota Komisi II DPRD Jabar ini.

Selain sampah, Hj Lilis Boy juga optimis dengan sektor pariwisata di Cianjur. Dirinya optimis, jika dikelola dengan benar, sangat menjanjikan.

Misalnya tempat wisata seperti di Cibodas, Gunung Padang, dan sejumlah tempat wisata lainnya.
Jika tempat wisata ini dikelola secara baik dan benar, ia optimitis bisa mendatangkan pendapatan bagi masyarakat, terutama bagi konstituennya.

“Keberadaan saya mewakili mereka di DPRD Jabar bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan berjuang untuk masyarakat Cianjur atas nama partai saya Demokrat. Karena biar bagaimanapun Demokrat akan memerhatikan kemakmuran masyarakat Cianjur,” aku Hj Lilis Boy.

Sektor ini berhubungan erat dengan insfrastruktur, karena ketika sektor pariwisata dibangun, maka otomatis harus didukung insfrastruktur. Kalau infrastruktur jalan provinsi sudah baik, tapi kalau jalan Kab Cianjur masih terus ditingkatkan, terutama di Cianjur selatan.

“Bidang pariwisata di Kab Cianjur sangat bagus sekali, seperti di Cempaka ada curug, Naringgul ada air terjun,” pujinya.

Tak hanya itu. Ia juga memiliki program jangka pendek. Apa itu? Ia ingin memperjuangkan ekonomi masyarakat Cianjur, karena dari hasil alam sangat mendukung, seperti Perhutani, perkebunan, dan pertanian sangat mendukung.

“Saya ingin perjuangkan terutama pengembangan usaha harus kemana untuk penyaluran hasil panen. Karena tahun sebelumnya bibit yang diperbantukan untuk petani sangat baik, tapi yang perlu kita pikirkan hasil panen mereka ini harus dibawa kemana,” kata dia.

Dirinya meminta Pemerintah Daerah Kab Cianjur harus memerhatikan BUMD, karena dengan jarak tempuh misalnya ke Kecamatan Takokak atau Cikadu kurang lebih empat hingga lima jam menggunakan alat angkut.

Otomatis saat petani tidak memiliki alat angkut maka akan menambah biaya transpotasi.

Sementara hasil panen kemarin kalau sedang banyak seperti kol itu harganya jatuh. Bahkan harga kol sempat terjun bebas hingga Rp 400 rupiah per kilogram. Bidang perikanan juga menjanjikan, terutama di Cianjur selatan.

“Tim sukses saya di Agrabinta sudah panen kepiting, lobster dan udang. Namun sejauhmana bantuan pemerintah untuk mendatangkan pembeli dari Jakarta yang tidak melalui tengkulak,” pungkasnya. Mal

Berita Terkait

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART
DPR Desak Audit Tender ILASPP, Evaluasi atau Tekanan?
KDM : Pertarungan Media Saat Ini Adalah Pertarungan Antar Buzzer, Ajak PWI Jabar Independen
Guruh Soekarnoputra Berpulang, Ono Surono Sebut Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
Jika Ada Agenda Belum Selesai, Kepemimpinan Budiana Bisa Diperpanjang
Kelimpungan Hadapi Peparda, NPCI Kota Bandung Minta Farhan Turun Tangan
Setelah Satu Dekade, bank bjb Kembali Sponsori PERSIB

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:00 WIB

DPR Desak Audit Tender ILASPP, Evaluasi atau Tekanan?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:55 WIB

KDM : Pertarungan Media Saat Ini Adalah Pertarungan Antar Buzzer, Ajak PWI Jabar Independen

Sabtu, 26 September 2026 - 12:25 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Ono Surono Sebut Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Bangsa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Jika Ada Agenda Belum Selesai, Kepemimpinan Budiana Bisa Diperpanjang

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB