Korupsi Ancam Kedaulatan Negara

- Penulis

Rabu, 2 Maret 2022 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RIJoko Widodo (Jokowi), telah menetapkan 1 Maret sebagai Hari Kedaulatan Negara.

Komisi Pemberantasan Korupsi memandang langkah Presiden Jokowi sangat tepat, mengingat penegakan kedaulatan negara adalah hal utama.

Yang sifatnya fundamental untuk senantiasa ditanam, dirawat dan dijaga oleh seluruh elemen bangsa dan Negara di Republik ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penting bagi segenap anak bangsa di negeri ini, untuk memandang lebih luas dan melihat lebih dalam.

Agar dapat menempatkan posisi penegakan kedaulatan negara, ditengah situasi dan kondisi Global.

Yang saat ini yang sangat rentan membuat bangsa-bangsa di dunia terfragmentasi.

Tidak sedikit contoh negara-negara dunia yang terlibat konflik, terkait penegakan kedaulatan negaranya masing-masing. Dimana hampir sebagian besar memilih Perang sebagai cara untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Dalam pandangan kami, Perang bukanlah cara bangsa yang beradab dalam menyelesaikan sebuah Konflik, mengingat peperangan hanya menyuguhkan teror terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Bagi pihak yang menang maupun yang kalah dalam peperangan.

Sejatinya, peperangan adalah misi pembunuhan umat manusia.

Perlu diingat, perang adalah cara-cara primitif dan bar-bar dalam menyelesaikan konflik dimasa lalu. Yang seyogianya tidak lagi pantas diterapkan di zaman ini.

Dialog Damai yang bisa di inisisasi organisasi dunia seperti PBB atau kedua belah pihak yang berkonflik. Adalah cara-cara beradab yang sepatutnya dilakukan untuk menyelesaikan konflik antar negara di masa kini.

Negara-negara dapat melihat serta mencontoh cara Indonesia, dalam menyelesaikan konflik yang selalu mengedepankan langkah preventif dan persuasif.

Dengan cara dialog, ketimbang cara-cara represif dalam menyelesaikan konflik didalam maupun luar negeri.

Tidak dapat dipungkiri, beragam Suku Bangsa, Bahasa, Agama, Budaya serta kondisi geografis tanah air.

Menyebabkan Indonesia tidak pernah terlepas dari yang namanya konflik.

Pengalaman dalam menyelesaikan konflik dengan cara berdialog dilakukan sejak zaman dulu hingga masa kini, tentunya menjadi bukti nyata bahwasanya dialog dari hati ke hati adalah jalan damai yang tepat dan terbaik untuk menyelesaikan konflik.

Tidak berlebihan jika saya katakan bahwa pengalaman Indonesia menyelesaikan konflik dari masa ke masa ini. Merupakan kontribusi nyata kita bagi dunia dalam mewujudkan perdamaian di muka bumi.

Jikalau kita berbicara terkait perang, maka kita tentu ingat bahwa ada satu Perang yang sangat melelahkan dan menghabiskan energi manusia yaitu Perang Badar.

Yang seyogianya harus kita perangi bersama-sama, dalam rangka mewujudkan kemakmuran dan perdamaian dunia. Yakni perang melawan Korupsi, kejahatan kemanusiaan nyata yang dampak destruktifnya sangat merusak.

Bukan hanya sendi perekonomian semata, jika dibiarkan berurat akar di seluruh lini dan sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tujuan dan masa depan negara tersebut akan luluh lantak oleh Korupsi. ***

 

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB