Tim Angkat Besi Jabar Gagal Penuhi Target Medali Emas

- Penulis

Selasa, 10 September 2024 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – PelitaJabar – Para lifter angkat besi Jawa Barat akhirnya menutup pertandingannya di arena Pekan Olahraga Nasjonal (PON) XXI tahun 2024 di Sumut-Aceh dengan mengumpulkan 3 medali emas, 8 perak dan 1 medali peeunggu.

Lifter Jawa Barat, Imam Jamaludin merebut medali emas terakhir sekaligus memecahkan sejumlah rekor Nasional dengan total angkatan 338 kilogram dalam pertandingan di GOR Seramoe, Banda Aceh, Selasa, 10 September 2024.

Imam memecahkan rekor total angkatan yang sebelumnya 325 kilogram dan rekor PON dengan catatan 322 kilogram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angkatan snatch terbaik Imam adalah 148 kilogram, dan angkatan clean and jerk terbaiknya 190 kilogram.

Selain itu Imam juga memecahkan rekor Nasional untuk angkatan clean and jerk-nya dengan angkatan189 kilogram.

Rekor PON sebelumnya berada di angkat 187 kilogram.

Dua medali emas Jawa Barat sebelumnya disumbangkan Dewani Ramadhan di kelas 76 kg putri dan Tsatbitha Alfiah Ramadhani di kelas 64 kg putri.

Pelatih angkat besi PON Jabar M Minan yang dihubungi PJ Selasa (10/9/2024), menyampaikan, permohonan maaf atas prestasi yang dicapai lifter Jawa Barat pada PON XXI 2024 Sumut-Aceh.

“Saya melihat perjuangan anak-anak sudah maksimal. Tadinya target kita 5 emas, tapi karena non tehnis, target tidak berjalan mulus,” kata M. Minan.

Dua lifter masing-masing lifter putri Windy Cantika dan lifter putra Joko mengalami persoalan non tehnis.

“Windy cedera lamanya di Pelatnas kambuh saat tampil di PON. Sehingga gagal merebut medali emas.Kalau Joko yang tadinya kita andalkan merebut medali emas akhirnya bertemu Rifki juara Olimpiade,” tambahnya.

Rifki seharusnya turun di kelas 81 kg,  namun tiba-tiba naik ke kelas 89.

“89 kg adalah kelasnya Joko. Ya tentu ini menjadi lawan yang cukup kuat. Hingga Joko gagal merebut medali emas,” katanya.

Tim angkat besi PON Jabar akan kembali ke Bandung Kamis tanggal 12 September 2024. Laporan Joelkarnain

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB