Paslon Haru-Dhani Sebut Tranportasi Publik Solusi Kemacetan di Bandung

- Penulis

Jumat, 4 Oktober 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, PelitaJabar– Calon Wali Kota (Cawalkot) Bandung nomor urut 2 di Pilkada 2024, Haru Suandharu ingin mewujudkan Bandung menjadi Kota kreatif dunia. Maju, Agamis, Sejahtera dan berkelanjutan. Menuju Indonesia Emas 2045.

Bersama calon wakilnya, R. Dhani Wirianata ingin, pihaknya ingin menjadikan Kota Bandung bersih kotanya, lancar jalannya dan maju UMKM nya.

Selain kota yang bersih dan tidak macet, UMKM menjadi salah satu komponen penting untuk mewujudkan Bandung sebagai kota kreatif dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“UMKM sebagai pondasi buat Kota Bandung. Kan yang melakukan kegiatan kreatifitas itu UMKM. Makanya pemerintah harus berdiri, harus bisa hadir membersamai mereka,” beber Haru yang juga Ketua DPW PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Jawa Barat di Basa Basi Podcast, kantor sekretariat Pokja PWI Kota Bandung, Jalan Jend. Ahmad Yani nomor 262, Bandung, Kamis (3/10/2024).

Paslon nomor urut 2 Haru-Dhani di Pilkada 2024 diusung oleh partai PKS dan Gerindra.

Koalisi dua partai ini bukan barang baru. Keduanya sudah berkoalisi sejak pilwalkot 2013 (RK- alm.Oded).

Tidak heran bila pada masa pilkada 2024, Paslon Haru-Dhani mengusung tagline Hade Pisan ‘Peduli Santun dan Berpengalaman’.

Untuk mewujudkan kota Bandung jadi kota yang bersih, Haru berjanji akan mengupayakan kota Bandung menuju kota bebas sampah.

Salah satu strategi menuju hal itu dirinya akan memperluas kawasan bebas sampah. Saat ini tercatat, 20% (persen) atau sebanyak 383 dari 1500-an RW di Kota Bandung sudah bebas sampah.

“Nanti akan kita tambah jumlahnya. Artinya campur tangan pemerintah harus lebih kuat lagi. Kita perkuat lagi bantuannya, fasilitasnya. Mungkin nanti ada studi tiru dari satu RW ke RW yang sudah sukses, supaya kawasan bebas sampah bertambah,” ungkapnya.

“Ini kunci. Kuncinya itu bukan sampah ditumpuk di tingkat kota lalu dibawa ke TPS Sarimukti lagi. Tapi bagaimana rw bisa berperan bersama masyarakat dengan bantuan pemerintah, swasta juga kita ajak kolaborasi, peran dari media, perguruan tinggi juga, pokoknya pentahelix,” jelasnya.

Sementara, untuk mewujudkan kota Bandung lancar jalannya (tidak macet), dia menyebut transportasi publik jadi cara yang paling tepat mengatasi kemacetan.

“Ini harus disepakati bersama. Jangan sampai ini mau-maunya kita aja. Hanya satu dua orang, gak boleh,” katanya.

Mengatasi kemacetan bukan hanya sekedar berpikir menambah jalan, itu tidak akan pernah bisa menyelesaikan. Namun dirinya menyadari, membangun dan menyediakan transportasi publik yang terintegrasi diperlukan bantuan dari pemerintah provinsi hingga pusat.

Selain pemerintah provinsi dan pusat, harus ada pelibatan pihak swasta melalui investasi. ***

Berita Terkait

Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART
DPR Desak Audit Tender ILASPP, Evaluasi atau Tekanan?
KDM : Pertarungan Media Saat Ini Adalah Pertarungan Antar Buzzer, Ajak PWI Jabar Independen
Guruh Soekarnoputra Berpulang, Ono Surono Sebut Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Bangsa
Jika Ada Agenda Belum Selesai, Kepemimpinan Budiana Bisa Diperpanjang
Kelimpungan Hadapi Peparda, NPCI Kota Bandung Minta Farhan Turun Tangan
Setelah Satu Dekade, bank bjb Kembali Sponsori PERSIB

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Rekam Jejak Thomas Hundt di Dunia Telekomunikasi, Kini Jabat Komisaris XLSMART

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:00 WIB

DPR Desak Audit Tender ILASPP, Evaluasi atau Tekanan?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:55 WIB

KDM : Pertarungan Media Saat Ini Adalah Pertarungan Antar Buzzer, Ajak PWI Jabar Independen

Sabtu, 26 September 2026 - 12:25 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Ono Surono Sebut Indonesia Kehilangan Putra Terbaik Bangsa

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Jika Ada Agenda Belum Selesai, Kepemimpinan Budiana Bisa Diperpanjang

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB