Penutupan AAYF 2025, Farhan Sebut Bandung Adalah Kota dengan Ragam Budaya Berkumpul dan Bersatu

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat menghadiri penutupan AAYF 2025 di Andir Bandung. PJ/Dok

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat menghadiri penutupan AAYF 2025 di Andir Bandung. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, Kota Bandung sejak awal berdiri merupakan ruang bertemunya banyak budaya dari berbagai penjuru dunia.

“Bandung adalah kota di mana berbagai macam budaya berkumpul dan bersatu. Keberagaman harus selalu menjadi karakteristik Kota Bandung,” ujar Farhan saat penutupan Asia Afrika Youth Forum (AAYF) 2025 di Kampung Toleransi, Jalan Kelenteng RW 08, Kelurahan Kebon Jeruk, Andir, Minggu 19 Oktober 2025.

Penutupan post-event AAYF ini menjadi bagian perjalanan menuju puncak perayaan Hari Jadi ke-215 Kota Bandung pada 25 Oktober mendatang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kota Bandung sangat sibuk oleh berbagai macam event. Ini rangkaian penutup AAYF, tetapi puncak perayaan keberagaman akan kita rayakan pada 25 Oktober,” ucapnya.

AAYF sesuai dengan visi Kota Bandung 2025–2029 berlandaskan nilai UTAMA (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis).

“Kita akan fokus pada inklusivitas, terbuka terhadap keberagaman agama, budaya, suku, bahkan kondisi sosial dan disabilitas,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, festival budaya menampilkan atraksi seperti Barongsai, Barong Ulin, hingga kolaborasi musik tradisional Sunda.

“Ini luar biasa. Barongsai, Barong Ulin, sampai musik Sunda tampil dalam satu panggung. Bahkan kulinernya habis sebelum acara dimulai,” kata Adi.

Kegiatan bertujuan memperluas ruang ekspresi pelaku seni.

“Festival ini menjadi ruang ekspresi pelaku seni, mempererat sinergi antarkomunitas, serta menegaskan Bandung sebagai kota yang beragam, harmonis, dan berkarakter budaya kuat,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB