Edwin Senjaya Sebut Pencaksilat Warisan Budaya Dunia, Mari Kita Jaga

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edwin Senjaya menerima penghargaan di Anugerah Insan Pencak Silat dari Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI) di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu, 14 Desember 2025. PJ/Dok

Edwin Senjaya menerima penghargaan di Anugerah Insan Pencak Silat dari Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI) di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu, 14 Desember 2025. PJ/Dok

BANDUNG, PelitaJabar –  Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) memasukkan Tradisi Pencak Silat sebagai “Warisan Budaya Tak benda”.

Pencaksilat bukan sekedar olahraga beladiri khas Indonesia, tapi warisan budaya luhur yang mengandung falsafah, spiritualitas, dan kesenian.

“Karena itulah, penetapan pencak silat sebagai warisan budaya tak benda ini adalah sebuah penghormatan bagi tradisi dan kebudayaan kita yang masih berkembang serta dipertahankan dari generasi ke generasi,” papar Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya, Selasa 16 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai orang yang terlibat langsung dalam proses pengajuan pencak silat menjadi warisan budaya dunia tak benda, dia diberikan penghargaan pada acara Anugerah Insan Pencak Silat dari Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI) di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu, 14 Desember 2025.

“KPSTI juga meminta saya menjadi narasumber dalam sarasehan yang diikuti oleh perwakilan dari berbagai perguruan dan aliran pencak silat termasuk para guru besar-guru besar,” ujar Edwin.

Seperti diketahui, UNESCO menetapkan pencak silat sebagai salah satu warisan budaya tak benda dari Indonesia pada 2019.

“Setelah ditetapkan bukan berarti selesai, karena UNESCO akan terus melakukan evaluasi per empat tahun sekali apakah pencak silat ini dirawat atau tidak, dilestarikan atau tidak. Kalau tidak salah ada 16 item ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda asal Indonesia itu pun juga sama, dievaluasi juga,” bebernya.

Sebagai Ketua Umum Masyarakat Pencak Silat Indonesia (MASPI), dia meminta masyarakat menjaga dan merawat dengan memasukkan pencaksilat sebagai muatan lokal di dunia pendidikan.

“Penghargaan ini menjadi sebuah amanah yang harus saya pertanggungjawabkan, supaya ke depan saya tetap eksis, aktif untuk melestarikan dan mengangkat nama besar pencak silat, baik di kancah nasional maupun internasional,” paparnya.

Tantangan kedepan, masih minimnya tenaga pelatih pencak silat untuk mengajar di lembaga pendidikan dasar dan menengah.

“Kan perlu well educated, komunikasi yang bagus. Jadi saya kira perlu juga ada program pelatihan untuk para pelatih, TOT-lah kalau bahasa kita,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12
Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam
SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’
11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026
Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027
Dibantu Crew, Penumpang KA Yogyakarta–Cipendeuy Melahirkan dengan Selamat
Warga Kampung Datarkadak Tasikmalaya Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih
Sumedang Gelar e-Voting di 92 Desa, Langkah Nyata Kesuksesan Digitalisasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Ikut Jejak Sahwan, Ari Raih Virtual Give Tertinggi, Tazir Tersenggol Top 12

Minggu, 1 November 2026 - 20:31 WIB

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 November 2026 - 15:30 WIB

SDN 069 Cipamokolan Derwati Juara Umum Pramuka Kwarran, Ini Ungkapan Para ‘Champions’

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:43 WIB

11 Tim Putra dan 5 Putri Perebutkan Juara Nasional di Axis Nation Cup 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Cetak “Hattrick” Komisi V Dukung PWI Jabar Kembali Rebut Juara di Porwanas 2027

Berita Terbaru

Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kosasih berpose bersama Kabakengdam dan prajurit usai meresmikan Saung Kosasih. PJ/Dok

FEATURED

Saung Kosasih, Ruang Keluarga Besar Bekangdam

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:31 WIB